Ambisi Elon Musk, Tambah Pengguna Twitter 4 Kali Lipat

Ambisi Elon Musk, Tambah Pengguna Twitter 4 Kali Lipat

Josina - detikInet
Minggu, 08 Mei 2022 17:24 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta -

Resmi membeli Twitter senilai USD 44 miliar atau sekitar Rp 634 triliun, pada Selasa (26/4/2022). Elon Musk dilaporkan memiliki rencana-rencana untuk platform Burung Biru ini.

Melansir dari Engadget, Minggu (8/5/2022) menurut laporan dari The New York Times Elon Musk diketahui berambisi untuk meningkatkan jumlah pengguna Twitter.

Sebagai permulaan, Musk ingin meningkatkan pengguna bulanan Twitter dari 217 juta pada akhir 2021 menjadi hampir 600 juta pada 2025 dan 931 juta pengguna pada tahun 2028.

Jumlah angka tersebut lebih dari empat kali lipat pengguna bulanannya dalam enam tahun ke depan. Musk juga ingin memiliki 104 juta pelanggan berbayar untuk layanan yang disebut sebagai "X".

Tidak ada informasi detail apapun tentang produk X ini seperti apa dan bagaimana. Namun Musk secara samar mengisyaratkan pengalaman menggunakan Twitter berbayar bebas iklan.

Terkait Twitter berbayar Musk memiliki banyak rencana tujuan dari pendapatan layanan berbayar ini. Dirinya yakin bahwa Twitter dapat melipatgandakan pendapatan tahunannya menjadi USD 26,4 miliar pada tahun 2028, naik dari sekitar USD 5 miliar yang dibuat perusahaan tahun lalu. Dan Musk juga ingin mendiversifikasi cara Twitter menghasilkan uang secara signifikan.

Saat ini, iklan menyumbang sekitar 90% dari pendapatan Twitter Musk ingin memangkasnya menjadi sekitar 45% pada tahun 2028. Perkiraannya akan mencakup pendapatan iklan sebesar USD 12 miliar dan pendapatan langganan sebesar USD 10 miliar.

Untuk memenuhi tujuan tersebut, Twitter jelas membutuhkan lebih banyak pengguna berbayar. Musk memperkirakan 69 juta pengguna Twitter Blue pada tahun 2025 dan 159 juta pada tahun 2028.

Twitter Blue adalah layanan berbayar sebesar USD 3 per bulan yang diluncurkan di AS pada November lalu dan menawarkan fasilitas seperti artikel berita bebas iklan, kemampuan untuk membatalkan pengiriman tweet, dan lainnya.

Di antara produk misterius X dan Twitter Blue, Musk jelas sangat mementingkan membuat pengguna ikut serta dalam semacam pengalaman Twitter berbayar.

Akhirnya, Musk melihat Twitter membuat beberapa langkah di ruang pembayaran juga. Dia ingin Twitter menghasilkan pendapatan sederhana USD 15 juta dari bisnis pembayaran pada tahun 2023, dengan jumlah itu tumbuh menjadi sekitar USD 1,3 miliar pada tahun 2028.

Saat ini, Twitter menawarkan fitur belanja dan tip yang sangat terbatas yang menurut New York Times tidak berdampak signifikan pada garis bawah perusahaan.

NYT tidak memiliki perincian tentang bagaimana Musk berharap untuk memenuhi tujuan ini, hanya saja Elon mengharapkan hal-hal besar dari Twitter setelah pengambilalihannya selesai.

Menggandakan pengguna dan melipatgandakan pendapatan adalah target yang sangat tinggi untuk perusahaan seperti Twitter yang sudah mapan.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)