Shopee Torehkan Sejumlah Pencapaian di 2021, Ini Faktanya

Shopee Torehkan Sejumlah Pencapaian di 2021, Ini Faktanya

Dea Duta Aulia - detikInet
Kamis, 31 Mar 2022 21:30 WIB
Shopee
Foto: dok. Shopee
Jakarta -

Shopee terus berupaya untuk menciptakan ekonomi digital yang terhubung dan inklusif di seluruh wilayah. Untuk merealisasikan, Shopee kerap menghadirkan sejumlah inovasi dan promo kepada para penggunanya.

Menurut Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto beragam inovasi yang diberikan oleh Shopee memberikan dampak yang cukup positif terhadap perkembangan ekonomi digital. Berdasarkan data internal mereka di tahun 2021, Shopee mencatat jumlah penjual di luar kota besar tumbuh hingga 70% kalo dibandingkan dengan tahun 2020.

"Di tahun 2021, Shopee tetap setia pada misi kami untuk memberi manfaat bagi komunitas lokal melalui teknologi, terutama bagi pengguna kami yang kurang terlayani. Dengan semakin banyaknya masyarakat dan bisnis yang beralih ke online, kami terus berinovasi dan melayani kebutuhan mereka dengan lebih baik, serta beradaptasi dengan cara baru dalam menjalankan kehidupan, bekerja, dan berbelanja," kata Christin dalam keterangan tertulis, Kamis (31/3/2022).

Ia menambahkan, pencapaian yang diraih oleh Shopee pada tahun 2021 tidak hanya itu saja. Christin menyebutkan secara regional pihaknya terbukti mampu memberikan efek positif terhadap masyarakat.

Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dari meningkatnya jumlah pengguna ShopeePay hingga 2,5 kali lipat di luar kota besar. Bahkan 1 dari 6 pesanan di tahun 2021 dilakukan oleh pengguna baru. Serta jumlah pengguna baru yang berada di luar kota besar naik sampai 40% jika dibandingkan dengan tahun 2020.

"Sepanjang tahun, Shopee memperkenalkan kampanye lokal yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pembeli yang terus berkembang, memperluas jaringan pengirimannya sehingga pengguna dapat berbelanja, dan menerima pembelian dengan baik. Bahkan, di lebih banyak daerah pedesaan. Shopee juga meningkatkan jangkauannya untuk membantu lebih banyak UMKM menjadi digital, terutama produsen dan petani lokal di jantung ekonomi lokal," kata Christin.

Christin mengatakan teknologi yang dibawa oleh Shopee pun turut memberikan manfaat bagi pertumbuhan brand-brand besar.

Sebagai contoh Shopee Mall, layanan tersebut mengalami pertumbuhan yang cukup memuaskan. Sebanyak 42 juta pengguna melakukan pembelian pertama mereka di Shopee Mall pada 2021 lalu.

Selain dari sisi penjual, para pembeli pun turut merasakan manfaat dari aplikasi tersebut. Secara data, jika dibandingkan dengan tahun 2020, pada 2021 pihaknya mencatat terjadi peningkatan sebanyak 60% pengguna yang memberikan ulasan produk bintang 5.

Sementara itu, Christin mengatakan pihaknya mencatat sudah 400 juta jam dimanfaatkan oleh para pengguna untuk menyaksikan Shopee LIVE serta 40 miliar kali untuk in-app games di aplikasi Shopee. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari upaya Shopee menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra brand untuk memberikan pengalaman belanja online terbaik.

"Shopee bekerja sama lebih dekat dengan para penjual dan mitra brand untuk menyenangkan pengguna dan memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi seluruh pihak," katanya.

Khusus di Indonesia, Christin mengatakan ada sejumlah inisiatif yang telah dilakukan oleh Shopee sepanjang 2021. Salah satunya terkait dengan pengembangan keterampilan digital masyarakat dan UMKM Indonesia.

"Sebanyak 26 ribu siswa SMK di Jawa Barat belajar bisnis menggunakan kurikulum ekonomi digital guna bisa bersaing dan diserap industri kekinian. Siswa yang menjadi target pelatihan tersebar di 27 kabupaten/kota dan telah mulai dilatih pada Januari 2022. Kurikulum ekonomi digital dikembangkan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Shopee," kata Christin.

Pihaknya pun telah menghadirkan Kampus UMKM Shopee Ekspor di sejumlah kota besar, seperti Bandung, Solo, Semarang, Jakarta, Yogyakarta, Medan, dan Samarinda. Untuk memaksimalkan peningkatan kualitas SDM, Shopee pun turut memberikan pendampingan terkait pemasaran, penyediaan sistem inventori, dan pengiriman.

"Salah satu misi kami adalah membawa produk buatan UMKM lokal masuk ke panggung dunia. Melalui Program Ekspor Shopee, kami telah membantu lebih dari 180.000 UMKM lokal bisa mengekspor produk ke berbagai negara di Asia Tenggara dan Amerika Latin," ujarnya.

Christin menjelaskan langkah nyata Shopee di Indonesia tidak hanya sebatas itu saja. Pihaknya turut menghadirkan sejumlah program seperti pengadaan air bersih di Bali dan NTT, program vaksinasi di Jawa Barat, dan Shopee Solo Creative and Innovation Hub.

"Salah satu komitmen Shopee adalah melayani masyarakat yang belum terlayani dengan baik melalui teknologi kami. Shopee menghadirkan berbagai program yang bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia," katanya.

Selain menjabarkan terkait pencapaian Shopee di tahun 2021, Christin mengatakan pihaknya turut menghadirkan program kampanye 4.4 Sambut Ramadan Sale. Program yang berlangsung mulai 19 Maret sampai 4 April 2022 ini sengaja dihadirkan untuk menyemarakkan bulan Ramadan.

Sejumlah promo pun dihadirkan dalam program tersebut seperti Flash Sale Sembako Rp 1, Setiap Hari Cashback hingga Rp 300 ribu, dan Gratis Ongkir Extra.

"Shopee terus berkomitmen untuk menemani setiap momentum kehidupan pengguna dan memenuhi berbagai kebutuhan di setiap harinya. Di tahun 2022 ini, Shopee kembali menghadirkan rangkaian kampanye dan inovasi terbaru dengan berbagai penawaran dan hiburan menarik," tutup Christin.



Simak Video "Aplikasi Shopee Down di Sejumlah Negara, Netizen Berkeluh Kesah"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)