HP BlackBerry 5G Resmi Tamat, Pengembangnya Gulung Tikar

HP BlackBerry 5G Resmi Tamat, Pengembangnya Gulung Tikar

ADVERTISEMENT

HP BlackBerry 5G Resmi Tamat, Pengembangnya Gulung Tikar

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 19 Feb 2022 21:03 WIB
BlackBerry Storm
HP BlackBerry 5G Resmi Tamat, Pengembangnya Gulung Tikar Foto: Unwired View
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, ponsel BlackBerry 5G dikabarkan batal meluncur. Kini kabar tersebut sudah resmi setelah pengembangnya, OnwardMobility, mengumumkan akan gulung tikar.

Penutupan bisnis OnwardMobility diumumkan lewat blog di situs resminya. Mereka tidak menjelaskan lebih jauh mengapa perusahaannya ditutup dan peluncuran ponsel BlackBerry 5G dibatalkan.

"Dengan sangat sedih kami mengumumkan bahwa OnwardMobility akan ditutup, dan kami tidak akan melanjutkan pengembangan ponsel ultra-aman dengan keyboard fisik," tulis OnwardMobility dalam pengumumannya, seperti dikutip dari Cnet, Sabtu (19/2/2022).

"Harap diketahui bahwa ini bukan keputusan yang kami ambil dengan mudah atau tergesa-gesa. Kami sama kecewanya dengan Anda dan kami pastikan ini bukan hasil yang kami usahakan dan harapkan," sambungnya.

AndroidPolice dan Crackberry sebelumnya melaporkan bahwa pengembangan ponsel BlackBerry 5G dibatalkan karena OnwardMobility kehilangan lisensi untuk menggunakan nama BlackBerry. CEO BlackBerry John Chen dilaporkan enggan melihat nama BlackBerry digunakan di ponsel lain.

OnwardMobility pertama kali mengumumkan proyek BlackBerry 5G pada tahun 2020 dengan target peluncuran pada tahun 2021. Setelah target peluncurannya meleset, OnwardMobility mengatakan kalau proyek ini belum mati dan mengaku bahwa ada beberapa masalah yang membuat mereka tidak bisa meluncurkan ponsel itu pada tahun 2021.

Sejak rumor ponsel BlackBerry 5G beredar, OnwardMobility juga tidak pernah membeberkan spesifikasi atau wujud ponsel ciptaannya. Mereka hanya mengatakan ponsel itu akan menggunakan desain yang sama seperti BlackBerry Priv, lengkap dengan keyboard fisik dan desain slider, serta dukungan 5G.

Kabar ini datang sebulan setelah BlackBerry menghentikan dukungannya untuk sistem operasi BlackBerry OS dan BlackBerry 10 yang masih banyak digunakan ponsel jadul. Perusahaan asal Kanada ini juga baru saja menjual paten terkait ponsel dan BlackBerry Messenger senilai Rp 8,6 triliun.

Sebelum OnwardMobility, BlackBerry pernah memberikan lisensi penggunaan mereknya kepada TCL. Vendor asal China tersebut merilis BlackBerry KeyTwo pada tahun 2018, serta dua perangkat lainnya yang menjalankan Android.



Simak Video "Nasib Ponsel BlackBerry Usai Bangkrut"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT