Dari Solusi IT, Solusindo Incar US$ 9,5 Juta
- detikInet
Jakarta -
PT Sarana Solusindo Informatika menargetkan penjualan US$ 9,5 juta untuk keseluruhan solusi produk teknologi informasi (TI) yang dititipkan oleh mitra vendor software pada tahun fiskal (FY) 2006.Solusindo merupakan distributor dari solusi produk enterprise para vendor seperti Microsoft, Autodesk, Computer Associates (CA), Symantec, Citrix, dan Adobe.Menurut Direktur Solusindo Victor Herlianto, target tersebut telah direvisi karena gejolak ekonomi yang melanda Indonesia."Tadinya kita harap 2006 ini penjualan tumbuh jadi US$ 11-11,5 juta, tapi kita revisi jadi US$ 9-9,5 juta," kata Victor usai Costumer Day 20 Tahunnya Solusindo di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (11/5/2006)."Kita sih tahu sama tahu lah bisnis lagi nggak bagus. Saya rasa bukan hanya IT, tapi juga sektor lain. Tapi kita tetap optimis, saya yakin industri IT akan tetap tumbuh. Masih akan ada pelanggan yang akan adopsi teknologi baru," imbuhnya.Tahun sebelumnya Solusindo sempat menargetkan penjualan pada FY 2005 sebesar US$ 8,2 juta, FY 2004 US$ 5 juta. Dengan angka target yang meningkat tiap tahunnya, menurutnya, menunjukkan grafik pertumbuhan yang cukup baik di industri TI."Potensi growth software jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Masih maraknya pembajakan membuat bisnis IT di Indonesia masih cukup potensial. Makanya vendor asing berlomba-lomba masuk," jelasnya.Dari segi pemasukan atas penjualan, menurut Victor, Microsoft dan Autodesk memberikan kontribusi 92 persen. Sedang 8 persen sisanya, dipukul rata dari vendor lainnya. Menurutnya, produk Microsoft di Indonesia menguasai pangsa pasar 70 persen.Adapun klien-klien yang berhasil digarap Solusindo, dari perusahaan telekomunikasi dan infrastruktur antara lain, PT Excelcomindo Pratama, PT Natrindo Telepon Seluler, Siemens, Ericssons, PT PLN, dan PT PGN.Sedangkan dari manufaktur seperti Toyota, Astra, Honda, Panasonic Group, Daimler Chrysler. Kemudian dari industri keuangan, diantaranya ialah Manulife dan Bank Lippo.Sementara dari perusahaan kontraktor yakni Lippo Karawaci Group, Plaza Senayan, dan Pakuwon Group. Sedangkan dari perusahaan tambang mineral adalah Freeport dan Newmont. Untuk perusahaan retail, Solusindo menggaet Matahari dan Timezone.Dari keseluruhan kliennya, perusahaan telekomunikasi yang diklaim Victor paling cepat mengadopsi teknologi baru yang ditawarkan vendor.Dengan keberhasilannya menjual produk yang dipercayakan, Victor menekankan bahwa peranan distributor sebagai ujung tombak penjualan sangatlah penting."Kalau nggak ada kami, mereka juga nggak akan bisa meraih target penjualan. Ya saling bantu lah antara vendor dan distributor," tandasnya. (rou)
(wicak/)