Uang Kripto Meta Gagal, Bos Twitter: Harusnya Main Bitcoin Saja

ADVERTISEMENT

Uang Kripto Meta Gagal, Bos Twitter: Harusnya Main Bitcoin Saja

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 02 Feb 2022 10:50 WIB
Twitter CEO Jack Dorsey addresses students during a town hall at the Indian Institute of Technology (IIT) in New Delhi, India, November 12, 2018. REUTERS/Anushree Fadnavis
Jack Dorsey. Foto: Anushree Fadnavis/Reuters
Jakarta -

Pendiri Twitter yang kini jadi CEO Block Jack Dorsey mengkritisi proyek mata uang kripto Meta yang gagal, yaitu Diem.

Menurut Dorsey, Diem tak terlalu menarik karena perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg itu terlalu berfokus untuk mengajak pengguna Diem ke dalam jajaran produk Meta seperti WhatsApp dan Instagram.

"Mereka mencoba menciptakan mata uang yang dimiliki oleh Facebook -- mungkin adalah alasan yang tepat dan dan juga jujur -- namun ada juga alasan lain yang mengindikasikan kalau mereka mencoba untuk mengajak lebih banyak orang masuk ke dalam ekosistem Facebook," ujar Dorsey.

"Mereka lebih memilih itu ketimbang menggunakan protokol terbuka dan standar seperti Bitcoin," tambahnya saat berbicara di konferensi MicroStrategy World, seperti dikutip detikINET dari Bloomberg, Rabu (2/2/2022).

Hal tersebut menurutnya adalah kegiatan yang buang-buang waktu dan tenaga, karena mereka sebenarnya bisa saja membuat Bitcoin lebih mudah diakses oleh lebih banyaka orang di seluruh dunia.

"Selama dua atau tiga tahun, atau berapa pun lamanya (Facebook mengembangkan Diem yang dulunya bernama Libra), bisa saja dihabiskan untuk membuat Bitcoin lebih mudah diakses dari seluruh dunia, yang bakal menguntungkan untuk produk Messenger dan Instagram juga WhatsApp," jelas Dorsey.

Meta memulai proyek Diem pada pertengahan 2019 bersama konsorsium yang berisi perusahaan teknologi dan finansial global. Harapannya adalah Diem bisa menjadi pesaing Bitcoin dan mata uang lain.

Ide utamanya adalah membuat sesuatu yang bisa dikirim secara instan antara pengguna, bahkan yang berbeda negara. Bahkan Diem pun terpisah menjadi institusi di luar Meta, yang artinya Meta tak lagi mengontrol mata uang tersebut.

Namun tetap saja nama besar Meta tetap membayang-bayangi Diem, dan bukan dalam konotasi yang bagus. Karena Meta dianggap sebagai perusahaan yang terlalu besar dan berbahaya, sehingga kehadiran Diem dianggap akan memperkuat posisinya itu.

Alhasil para regulator pun terus menekan kemunculan Diem, sampai akhirnya mereka menjual aset-asetnya ke Silvergate.

Simak Video 'Malangnya Nasib Uang Kripto 'Diem' Besutan Mark Zuckerberg':

[Gambas:Video 20detik]



(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT