7 Kegunaan Teknologi Chatbot bagi Efisiensi Bisnis Perusahaan

7 Kegunaan Teknologi Chatbot bagi Efisiensi Bisnis Perusahaan

Erika Dyah - detikInet
Senin, 17 Jan 2022 17:32 WIB
kata.ai
Foto: kata.ai
Jakarta -

Meski pandemi masih melanda hingga kini, perusahaan tetap memiliki harapan untuk terus mengembangkan bisnis dengan semakin efisien. Salah satunya, dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence yang berfokus pada natural language processing (NLP).

Sebagaimana diketahui, perkembangan teknologi yang ada saat ini telah memberi kemudahan bagi para pelaku usaha. Tak hanya itu, teknologi juga memberi pengalaman baru bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu teknologi yang dampaknya dirasakan secara signifikan dalam kehidupan masyarakat. Karenanya, penerapan AI tak jarang ditemukan dalam berbagai platform untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Mulai dari industri e-commerce, finansial, telekomunikasi, retail, kesehatan, dan berbagai industri lainnya.

Riset Global Survey The State of AI in 2021 milik McKinsey menuturkan, selama 2021 tingkat adopsi machine learning, computer vision, dan natural language processing (NLP) mencapai 57% atau naik sebanyak 45% dari tahun 2020. Ini menandakan pengaplikasian AI terus meningkat dan mulai banyak dirasakan manfaatnya bagi pelaku usaha.

Tak ketinggalan, industri Tanah Air pun diramaikan dengan kehadiran Kata.ai, pelopor teknologi AI dan NLP dari Indonesia. Kata.ai melihat pada tahun 2022 penggunaan teknologi chatbot akan memberikan dampak positif terhadap banyak industri.

CEO & Co-Founder Kata.ai, Irzan Raditya pun mengungkap fungsi chatbot akan dirasakan langsung oleh konsumen serta memberikan layanan yang lebih maksimal terhadap para konsumen dari bermacam industri.

"Kemampuan teknologi AI semakin terus berkembang secara pesat, tingkat adopsi yang semakin masif menunjukkan implikasi positif terhadap banyak industri salah satunya lewat teknologi chatbot. Dengan chatbot, perusahaan mampu memetakan fungsi-fungsi yang dapat diakomodir oleh teknologi ini, khususnya yang berkaitan langsung dengan konsumen," ujar Irzan dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/2022).

Menurutnya, perubahan gaya konsumsi dari sisi konsumen pun menuntut banyak industri untuk memberikan layanan maksimal, cepat, dan responsif. Terutama ketika berhubungan langsung dengan konsumennya masing-masing.

"Kemampuan teknologi chatbot diprediksi akan terus bertumbuh seiring berjalannya waktu dan digitalisasi di berbagai industri. Kata.ai percaya bahwa teknologi ini tidak akan menggantikan kemampuan manusia, namun memberikan added value bagi perusahaan untuk memaksimalkan keuntungannya di tengah pandemi," terangnya.

Kegunaan Chatbot serta Dampaknya terhadap Efisiensi Bisnis

Lebih lanjut, Irzan menjelaskan peran teknologi chatbot yang menurutnya mampu meningkatkan kualitas layanan bermacam industri dapat memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk mempelajari peran automasi.

Dengan hal ini, ia mengatakan perusahaan mampu meningkatkan keuntungan serta memberikan efisiensi di banyak sektor operasional. Terlebih, penyesuaian di masa pandemi membutuhkan adaptasi tinggi bagi banyak industri untuk mengembangkan teknologi yang mampu mengakomodir berbagai macam kebutuhan konsumen. Adapun beberapa kegunaan chatbot bagi perusahaan antara lain

1. Kemudahan dalam Operasional Usaha

Teknologi chatbot memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan otomasi terhadap berbagai kebutuhan operasional. Teknologi ini memberikan kesempatan bagi perusahaan tanpa harus menghadirkan ratusan atau bahkan ribuan agen customer service untuk melayani konsumen, khususnya untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan dasar yang sering ditanyakan.

2. Praktis, Cepat dan Responsif

Salah satu keunggulan menggunakan chatbot adalah kemampuan AI untuk siap melayani konsumen secara praktis, cepat dan juga responsif. Dengan programming yang sudah dipersiapkan secara spesifik berdasarkan kebutuhannya, konsumen dapat segera dilayani secara cepat dengan bahasa dan proses yang mudah dimengerti menggunakan aplikasi pesan teks yang umum digunakan seperti WhatsApp.

3. Meningkatkan Kepuasan Konsumen

Chatbot memiliki fungsi utama yang berfokus pada tingkat kepuasan konsumen. Dengan layanan yang lebih sigap melalui chatbot, dampak positif dapat dirasakan secara langsung oleh konsumen.

Tak dipungkiri, konsumen selalu menginginkan respons cepat yang mampu menjawab kebutuhannya secara tepat. Oleh karena itu, penerapan teknologi dapat membantu memberikan rating yang positif terhadap perusahaan serta meningkatkan kepuasan konsumen secara keseluruhan.

4. Ekonomis dan Efisien

Manusia memiliki keterbatasan waktu serta fisik sehingga tak mampu bekerja selama 24 jam. Namun, chatbot mampu menghadirkan layanan 24/7 sehingga dapat memberi layanan secara lebih efisien.

Dengan teknologi ini, konsumen dapat menggunakan layanan di luar jam operasional usaha dan perusahaan tidak perlu membayar lembur atau menyiapkan shift tambahan untuk jenis-jenis pekerjaan yang mampu diakomodir AI.

5. Bekerja Secara Sistematis

Teknologi berbasis kecerdasan artifisial memungkinkan hadirnya pola komunikasi yang menyerupai logika manusia. Hal ini didesain dengan machine learning dan deep learning, sehingga menghadirkan pola kecerdasan artifisial yang sistematis. Chatbot mampu berpikir akurat agar dapat menghindari kesalahan yang bisa diminimalisasi dengan teknologi AI.

6. Membantu Pertumbuhan Bisnis

Chatbot bisa menjadi cara cepat dan dinamis untuk memberikan keuntungan bagi pelaku industri dengan mengembangkan bisnis secara eksponensial. Teknologi AI dan chatbot mampu memberikan pengalaman konsumen yang komprehensif, serta informasi akurat yang dibutuhkan konsumen.

7. Energi Tidak Terbatas

Berbeda dari layanan yang dioperasikan langsung oleh manusia, chatbot yang mengandalkan teknologi memiliki energi tanpa batas. Sehingga, perusahaan bisa menghindari risiko menurunnya performa apalagi human error yang disebabkan oleh kondisi tertentu dari para pekerjanya.

Selama program yang tepat dijalankan, tentu kondisi ini akan menjadi solusi praktis bagi para perusahaan. Pelaku industri pun bisa memaksimalkan sistem operasional yang lebih efektif tanpa harus terbatas oleh waktu.



Simak Video "Singgung Space War, Jokowi Ingin BPPT Jadi Pusat Kecerdasan RI"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)