Ini Tiga Sumber Pundi-pundi Uang Samsung

Ini Tiga Sumber Pundi-pundi Uang Samsung

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 29 Okt 2021 12:37 WIB
The logo of Samsung Electronics is seen at its headquarters in Seoul, South Korea, July 4, 2016
Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Jakarta -

Pada 2020 lalu Samsung pernah mencatatkan rekor pemasukan tertinggi pada Q3 2020. Kini mereka kembali memecahkan rekor tersebut dengan pemasukan mencapai USD 63 miliar.

Pemasukannya ini naik 10% dibanding Q3 2020, sementara itu keuntungannya naik 26% dibanding periode yang sama tahun lalu, yaitu mencapai USD 13 miliar. Sumber pemasukan utama Samsung pada Q3 2021 ini adalah chip, OLED, dan ponsel layar lipat, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (29/10/2021).

Kelangkaan chip yang terjadi selama pandemi ini membuat berbagai chip buatan Samsung baik memori maupun prosesor mengalami peningkatan permintaan. Baik itu chip untuk server sampai untuk ponsel.

Terlebih lagi semakin banyaknya perusahaan yang menerapkan tempat kerja hybrid membuat permintaan akan SSD, prosesor, dan RAM untuk server mengalami peningkatan yang signifikan.

Sebagai pembuat chip terbesar di dunia, harga chip memori yang meroket berarti Samsung akan mendapat keuntungan yang besar juga. Namun di sisi lain, biaya yang lebih tinggi ini juga memotong keuntungan bagi divisi produk consumer-nya.

Penjualan untuk divisi memori Samsung meningkat 46% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara keuntungan dari divisi semikonduktor hampir naik dua kali lipat, naik dari 5,54 triliun won menjadi 10,06 triliun won, atau sekitar USD 8,5 miliar.

Selain chip, Samsung juga mengklaim kalau permintaan ponsel layar lipat seperti Galaxy Z Flip 3 dan Galaxy Z Fold 3 terbilang kuat. Begitu juga dengan ponsel kelas menengah dan bawahnya.

Lalu ada juga iPhone 13 yang menjadi sumber pemasukan bagi Samsung. Lho, kok iPhone? Karena divisi pembuat panel layar pun mengalami peningkatan pemasukan, yang menurut Samsung terjadi karena adanya permintaan besar untuk ponsel yang baru dirilis, dan konsumen terbesar panel OLED Samsung ini adalah Apple.

Untuk Q4 2021 mendatang, Samsung pun meyakini akan ada pemasukan besar dari divisi ini. Bukan karena ponsel baru, melainkan karena adanya permintaan besar untuk panel OLED di perangkat yang lebih besar, seperti laptop, tablet, dan konsol seperti Nintendo Switch OLED -- yang memakai panel OLED dari Samsung.



Simak Video "iPhone 13 Diejek Samsung"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)