Direpost 'Meme Lord' Elon Musk, Begitu Dijual Laku Rp 284 Juta

Direpost 'Meme Lord' Elon Musk, Begitu Dijual Laku Rp 284 Juta

Aisyah Kamaliah - detikInet
Sabtu, 23 Okt 2021 20:05 WIB
FILE PHOTO: SpaceX founder Elon Musk pauses at a press conference following the first launch of a SpaceX Falcon Heavy rocket at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Florida, U.S., February 6, 2018. REUTERS/Joe Skipper/File Photo
Direpost 'Meme Lord' Elon Musk, Begitu Dijual Laku Rp 284 Juta. Foto: REUTERS/Joe Skipper/
Jakarta -

Elon Musk suka meme, banyak yang sudah tahu. Berkat dia pula meme lama ini berhasil dijual seharga hampir USD 20 ribu atau sekitar lebih dari Rp 284 juta.

Meme itu Elon Musk repost di akun Twitternya @elonmusk yang memiliki 61 juta pengikut. Nah, seniman yang diuntungkan karena memenya di-repost Elon Musk adalah Eva Beylin yang ternyata adalah fans berat pendiri SpaceX itu.

"Hadiah besar memeologi adalah 'meme lord' utama menggunakan meme Anda," kata Beylin (28) kepada CNBC Make It.

Meme Beylin, yang dia beri nama 'Love in The Time of Web3' menggambarkan pasangan kartun yang mengagumi harga Bitcoin dan Etherium, yang masing-masing USD 69 ribu dan USD 4.200.

Sebagai direktur The Graph Foundation, yang mendukung protokol data blockchain The Graph, Beylin sangat menyukai Web3, yang merupakan iterasi terdesentralisasi dari internet yang mendukung aplikasi berbasis blockchain seperti NFT.


NFT merupakan aset digital beragam seperti barang berwujud maupun tak berwujud yang dianggap unik. NFT memungkinkan siapa pun membeli dan menjual kepemilikan barang digital dan melacak siapa yang memilikinya menggunakan blockchain.

'Love in The Time of Web3' mendapat banyak perhatian setelah tweet Musk. Malam itu, Beylin mendaftarkannya sebagai NFT, atau token yang tidak dapat dipertukarkan, di pasar Zora, dan dua hari kemudian, itu dijual seharga USD 19.800.

"Ini benar-benar terjadi," ucap Beylin.

Beylin terinspirasi untuk membuat meme tersebut setelah melihat postingan pengguna Twitter lain yang mengedit harga cryptocurrency dan mentweetnya sebagai lelucon. Tapi gambar kartunnya bukan ia yang membuatnya.

Untuk memberi kompensasi kepada pembuatnya, yang dikenal sebagai @shegenerates, Beylin memberinya 20% dari hasil penjualan NFT. @Shegenerates mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

"Secara pribadi, saya telah memblokir (Musk) di Twitter, jadi saya hanya melihatnya setelah Eva (Beylin) memposting tentang dia mengunggahnya," aku @Shegenerates.

Beylin tidak mengetahui pembuat gambar yang menggambarkan pasangan kartun tersebut. Dan karena wilayah abu-abu hukum tempat NFT berada, tidak jelas apakah penggunaan gambar ini melanggar undang-undang hak cipta potensial.

Tetapi, sebagian dari penjualannya, Beylin sudah berencana untuk berinvestasi kembali pada artis lain dengan membeli NFT mereka.

Pembeli 'Love in The Time of Web3' telah mendaftarkan kembali meme itu seharga USD 275.000. Meskipun kurang dari harga yang diminta pembeli, seorang penawar sudah menawarkan sekitar USD 27.500, untuk meme tersebut. Jika dijual kembali, Beylin akan mendapatkan royalti 15%.



Simak Video "Elon Musk dan Grimes Putus!"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)