Fulus Pangeran Arab Saudi di Dunia Teknologi

Fulus Pangeran Arab Saudi di Dunia Teknologi

Tim - detikInet
Minggu, 10 Okt 2021 10:15 WIB
Newcastle United resmi diakuisisi konsorsium milik Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Sosoknya yang kontroversial kembali disorot usai akuisisi Newcastle
Pangeran Mohammed bin Salman. Foto: Getty Images
Jakarta -

Pangeran Arab Mohammed bin Salman lewat Public Investment Fund (PIF) punya investasi di berbagai tempat, yang terbaru adalah Newcastle United. Namun sebelumnya, ada banyak perusahaan teknologi dan game yang juga kebagian investasi dari Pangeran Arab tersebut.

Setidaknya ada uang sebanyak USD 3 miliar yang digelontorkan oleh PIF ke tiga perusahaan game asal AS selama Q4 2020. Perusahaan tersebut adalah Activison Blizzard, Electronic Arts, dan Take-Two Interactive Software.

Industri game sendiri menarik minat Pangeran Salman, yang mengaku sebagai generasi pertama di kerajaan Arab Saudi yang memainkan video game.

Ia pun pernah mengaku kalau salah satu game favoritnya adalah Call of Duty, seri game paling laris dari Activision, demikian dikutip detikINET dari Aljazeera, Minggu (10/10/2021).

Sebanyak 14,9 juta lembar saham Activision diborong oleh PIF, yang nilainya hampir USD 1,4 miliar pada Q4 2020 lalu. Kemudian PIF pun memborong 7,4 juta lembar saham EA dan 3,0 juta lembar saham Take-Two yang nilainya masing-masing sekira USD 1,1 miliar dan USD 826 juta pada akhir Desember.

Tak cuma lewat PIF, pundi-pundi kekayaan Pangeran Salman pun muncul di SNK Corp, pengembang game populer King of Fighters dan Samurai Shodown lewat Mohamed bin Salman Foundation -- juga dikenal dengan nama MiSK Foundation, organisasi amal miliknya.

Ada sepertiga saham SNK yang dimiliki oleh Pangeran Salman lewat MiSK Foundation, dan berencana meningkatkan kepemilikannya sampai 51%.

Itu saja? Tentu tidak. Pangeran Salman juga menggunakan Vision Fund milik SoftBank untuk berinvestasi. Ada yang menyebut kalau PIF ini punya pengaruh kuat di Vision Fund.

Vision Fund sendiri telah mendanai beberapa perusahaan Silicon Valley, sebut saja perusahaan seperti Slack, WeWork, DoorDash, hingga Nvidia. ada juga dua startup Silicon Valley, View dan Zoom, juga mengumumkan mendapatkan pendanaan dari Vision Fund.



Simak Video "Uangnya Tak Berseri! Sebelum Newcastle, MBS Caplok McLaren dan Pagani"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)