Pangeran Arab Saudi Gila Main Game Dota 2 dan Call of Duty

Pangeran Arab Saudi Gila Main Game Dota 2 dan Call of Duty

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 08 Okt 2021 18:15 WIB
Britains Prime Minister Theresa May greets the Crown Prince of Saudi Arabia Mohammad bin Salman outside 10 Downing Street in London, March 7, 2018. REUTERS/Simon Dawson
Pangeran Arab Saudi Gila Main Game Dota 2 dan Call of Duty (Foto: REUTERS/Simon Dawson)
Jakarta -

Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman adalah sosok yang bertanggung jawab untuk mendiversifikasi bisnis Arab Saudi, agar tak bergantung pada minyak. Termasuk ke dalam industri game, yang ternyata karena dilakukannya karena memang ia suka bermain game.

Putera Mahkota Arab Saudi ini pernah secara gamblang mengungkapkan kesukaannya terhadap seri game laris Activision, yaitu Call of Duty. Kepada majalah New Yorker pada 2018, Pangeran Salman menyebut game pengalih perhatian paling favoritnya adalah Call of Duty (CoD).

Mungkin ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa Public Investment Fund (PIF), konsorsium yang dipimpinnya, kemudian memborong 14,9 juta lembar saham Activision Blizzard -- pembuat CoD -- pada akhir 2020 lalu senilai USD 1,4 miliar.

Tak cuma itu, Pangeran Salman pun dikabarkan menjadi urban legend di komunitas Steam dan Dota 2. Pasalnya ada sebuah akun di Steam yang menamai dirinya sebagai '(His Royal Highness) Prince Abdullah bin Salman bin Abdulaziz Al Saud'.

Nama akunnya memang terus berubah-ubah, menurut win.gg, sempat juga berubah menjadi 'Pls watch my Dota Anime! Thx', dan dengan nickname 'Yuki Yukeo'.

Akun ini diduga dimiliki oleh Pangeran Arab Saudi, namun tentu bukan sekadar karena nama akunnya. Melainkan karena akun ini menjadi kontributor terbesar untuk hadiah kompetisi The International 10, yang jumlah kontribusinya mencapai USD 11 ribu.

Akun ini pun menghabiskan USD 40 ribu untuk punya level battle pass TI10 tertinggi, yaitu level 107.584.

Tentu sulit untuk mengkonfirmasi apakah akun ini benar-benar dimiliki oleh Pangeran Salman. Namun laman profilnya sendiri cukup menarik untuk diikuti, misalnya dalam profilnya ia mengaku seringkali melewati undangan untuk bermain game. Penyebabnya? Ia butuh lebih dari 30 menit untuk pindah dari satu ruangan ke ruangan lain di rumahnya.

Si pemilik akun juga mengaku kalau ia merasa tak perlu melakukan streaming saat bermain game, karena ia sudah memiliki saham induk Twitch -- Amazon -- dalam jumlah besar.

"Saya tak perlu melakukan stream, karena kami sudah memiliki saham bernilai miliaran di Amazon, perusahaan induk Twitch," tulisnya.

Dalam inventory-nya, terlihat kalau akun ini mempunyai hampir semua skin mahal di Dota 2. Ia punya 14 versi yang berbeda dari kurir Baby Roshan. Ia pun punya senjata eksklusif dari Weta Workshop, yaitu Axe of Phractos dan Monarch Bow. Apa istimewanya?

Kedua senjata ini dijual secara paket, yaitu dengan bentuk fisiknya, dengan harga USD 1.563. Ia pun mempunyai Regalia Golden Nether Lord, yang hanya ada 25 unit di dunia.



Simak Video "Uangnya Tak Berseri! Sebelum Newcastle, MBS Caplok McLaren dan Pagani"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)