Kelangkaan Chip Berimbas ke Ponsel Android, Kenapa Apple Tidak?

Kelangkaan Chip Berimbas ke Ponsel Android, Kenapa Apple Tidak?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 25 Agu 2021 11:35 WIB
NEW YORK, NY - JULY 23: The Apple logo hangs in front of an Apple store on July 23, 2013 in New York City. Apple is due to report third-quarter earnings after the markets close Tuesday. Apple, the California based technology company, has watched its stock sink to $427.68 a share from an all-time high of $702 last September. The company is under pressure to release a new blockbuster product.  (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Logo Apple. Foto: Gettyimages - Spencer Platt
Jakarta -

Meski banyak yang optimis masalah kelangkaan chip bakal segera berakhir, data penjualan produk dan lain berkata sebaliknya. Yaitu masalah kelangkaan ini masih akan terjadi, dan semakin banyak perusahaan yang mengalami dampaknya.

Berdasarkan penelitian dari Wave7, kurangnya pasokan chip ini mulai berdampak pada produksi ponsel Android murah. OnePlus dan Samsung adalah perusahaan yang mengalami dampak paling besar dari kurangnya pasokan chip ini.

Namun uniknya, Apple sejauh ini masih bisa menghadapi badai kelangkaan chip tersebut, karena pasokan lini iPhone 12 sampai saat ini tampaknya masih aman dan mudah ditemukan di pasaran.

Apple bisa menghadapi masalah ini karena mereka sudah 'mengunci' pesanan chip mereka sejak lama. Meski Apple pun pernah memperingatkan kalau mereka akan kesulitan memenuhi permintaan iPad dan MacBook, karena tak bisa mendapat pasokan chip M1 yang mencukupi.

Mereka pun menyatakan kesulitan mendapat pasokan chip driver layar serta kontroler NAND, yang semakin sulit setiap bulannya.

Dalam survei yang dilakukan Wave7 ke toko-toko milik operator seluler di Amerika Serikat terlihat kalau AT&T adalah operator yang dampaknya paling minimal karena kebanyakan konsumennya menggunakan iPhone.

Sebaliknya, T-Mobile adalah operator yang paling terdampak dari kelangkaan ini dan menyatakan semuanya terkena dampak kecuali Apple. Sementara Verizon juga tak terlalu terdampak karena berhasil mengamankan stok ponsel Samsung dari seri Galaxy A.

Namun kondisi ini bisa saja berubah dalam beberapa bulan ke depan, yaitu setelah Apple merilis iPhone 13 (dan berbagai perangkat lain), demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (25/8/2021).

Sebelumnya, tepatnya pada Maret lalu Qualcomm sudah memberikan sinyal bahwa mereka mulai kesulitan memproduksi chip Snapdragon kelas menengah dan bawah. Begitu juga presiden Xiaomi Wang Xiang yang menyatakan pasokan chip kelas atas pun mulai terbatas dan mengaku akan meningkatkan biaya jika tak berhasil mengoptimasi desain ponsel.

Kini, pernyataan Xiaomi tersebut pun sudah mulai kelihatan dampaknya. Di Indonesia Xiaomi sudah kehabisan dan tak lagi memproduksi seri Redmi Note 10. Mereka menyarankan calon pembeli untuk membeli seri ponsel lain.

"Terima kasih, Xiaomi Fans! Redmi Note 10 telah memasuki akhir siklus dan tidak akan diproduksi lagi untuk Indonesia," tulis Xiaomi Indonesia dalam caption postingannya di Instagram, seperti dikutip detikINET, Selasa (24/8/2021).



Simak Video "iPhone 13 Diejek Samsung"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fyk)