Ini 6 Brand yang Produksi Chromebook di Indonesia

Ini 6 Brand yang Produksi Chromebook di Indonesia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 03 Agu 2021 13:29 WIB
Jakarta -

Google mengumumkan enam perusahaan lokal yang memproduksi Chromebook di Indonesia pada tahun 2021 ini. Siapa saja?

Enam perusahaan lokal (OEM) tersebut adalah Advan, Axioo, Evercoss, SPC, Tata Sarana Mandiri (TSMID), dan Zyrex. Mereka berencana merekrut ribuan tenaga kerja untuk memproduksi ribuan laptop hingga 2022.

Para produsen lokal ini juga berencana untuk membekali ribuan siswa sekolah kejuruan di Indonesia dengan berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat Chromebook. Ini akan melengkapi upaya Google untuk mentransformasi sistem pendidikan melalui pelatihan pengajar, pengembangan SDM, dan kemitraan lokal.

"Produksi Chromebook di Indonesia adalah suatu kebanggaan bagi kami di Google Indonesia," ujar Randy Jusuf, Managing Director, Google Indonesia dalam acara virtual yang digelar Selasa (3/8/2021).

"Kami berkomitmen untuk membantu meningkatkan pendidikan secara luas di Indonesia. Laptop yang terjangkau bagi pengajar dan pelajar telah menjadi pilar utama dalam upaya kami untuk memperluas akses pendidikan," tambahnya.

Google for EducationRandy Jusuf, Managing Director Google Indonesia. Foto: Dok. Google

Enam OEM lokal ini diharapkan akan bekerja sama dengan sekolah kejuruan di seluruh negeri untuk memproduksi laptop, membantu membuka keran SDM baru, dan membangun fondasi kemampuan manufaktur yang lebih tinggi untuk masa depan.

Google for EducationGoogle for Education Foto: Dok. Google

Melatih pengajar
Google pun saat ini bermitra dengan Refo Indonesia untuk melakukan pelatihan terhadap 400 ribu pengajar di Indonesia. Pelatihannya dilakukan dengan menyiarkan puluhan webinar untuk mengakrabkan para pengajar dengan peralatan belajar online seperti Google Classroom.

Saat ini pun ada 3.249 pengajar telah menjadi Pendidik Tersertifikasi Google dan diakui secara resmi untuk melatih rekan-rekan pengajar yang lain dalam menyesuaikan diri dengan teknologi belajar jarak jauh.

"Teknologi harus digunakan untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa Indonesia, mendukung minat belajar seumur hidup, dan mengembangkan Platform Pendidikan dan Keterampilan Nasional," jelas Wikan Sakarinto, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek

"Kemendikbud Ristek tengah berusaha untuk mengembangkan inisiatif modernisasi teknologi pendidikan nasional dan kami harap pembuatan Chromebook lokal serta peluncuran belajar.id di Google Workspace for Education akan mempercepat adopsi teknologi di lebih banyak sekolah dan membantu para pelajar kita mewujudkan potensi optimal mereka," tambahnya.

(asj/fay)