Jack Ma Mungkin 'Dikorbankan' untuk Puaskan Pemerintah China

Jack Ma Mungkin 'Dikorbankan' untuk Puaskan Pemerintah China

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 21 Apr 2021 06:40 WIB
Jack Ma dan Pertarungan Politik China
Jack Ma. Foto: detik
Jakarta -

Dalam kabar terbaru, perusahaan fintech Ant Group yang didirikan oleh Jack Ma, dilaporkan mencari cara agar Ma keluar dari perusahaan. Itu dilakukan kabarnya dalam rangka memuaskan pemerintah China dan membebaskan Ant dari tekanan mereka. Sebuah pertanda Jack Ma semakin tidak diinginkan.

Saham Ma yang bernilai miliaran dolar di Ant bisa dijual ke investor existing Ant atau ke Alibaba Group, sehingga tidak melibatkan pihak eksternal. Alternatif lainnya adalah menyerahkan sahamnya ke investor yang terkait dengan pemerintah China.

Walaupun Ma sudah pensiun, dia punya kendali efektif pada Ant dan juga Alibaba. Meski sahamnya di Ant hanya 10%, dia mempertahankan kendali perusahaan melalui entitas lain. Investor Ant yang lain mungkin mulai gerah dengan situasi ini karena Ma dianggap memicu pertikaian dengan pemerintah China.

"Beberapa pemilik Ant lainnya, termasuk Carlyle, BlackRock, dan Credit Suisse, mungkin lebih memilih Ma pergi dengan damai untuk menyelamatkan investasi mereka," sebut kolumnis Reuters, Pete Sweeney.

Seperti diketahui, Ant gagal IPO setelah Jack Ma terang-terangan mengkritik sistem keuangan pemerintah China. Bahkan Ant belum lama ini dirombak besar-besaran. Jika Jack Ma pergi, bisa saja situasi membaik.

"Benar bahwa kepergian Jack Ma mungkin saja membantu perusahaan untuk meningkatkan sahamnya dengan menghilangkan ketidakpastian dan menyelesaikan persepsi bahwa permasalahan pemerintah China dengan perusahaan adalah terkait dengan individu," sebut Devan Kaloo, pengamat dari Aberdeen Standard Investments.

Kepergian Jack Ma menurut dia bukan masalah besar. "Ada tim manajemen profesional kuat yang telah menjalankan berbagai grup perusahaan," katanya seperti dikutip detikINET dari Reuters.

Jika benar Jack Ma diminta keluar dari Ant Group, berarti dia berpotensi semakin terpinggirkan. Sejak pidatonya Oktober silam, ia belum pernah berbicara lagi di hadapan publik dan baru dua kali muncul dalam tayangan online.



Simak Video "Jack Ma yang Kalem di Kemunculan Perdananya Usai Menghilang"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)