Ponsel LG Terancam Mati, Jadi Ingat Nokia dan BlackBerry - Halaman 2

ADVERTISEMENT

Ponsel LG Terancam Mati, Jadi Ingat Nokia dan BlackBerry

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 31 Mar 2021 06:15 WIB
BlackBerry Gemini
BlackBerry Gemini. Foto: Phone Arena

Beralih ke BlackBerry yang juga pernah tenar dalam industri smartphone. Pada masa keemasannya di tahun 2008, perusahaan ini bernilai USD 84 miliar. Produk-produknya pun digemari banyak orang.

Saking jayanya, Mike Lazaridis dan Jim Balsillie yang adalah mantan co CEO BlackBerry, perusahaan yang sebelumnya bernama Research in Motion (RIM), meremehkan kedatangan iPhone yang diperkenalkan Steve Jobs di tahun 2007.

Walau ada beberapa hal positif seperti kemampuan browser yang lebih baik dari Blackberry, keduanya menilai iPhone seperti ponsel mainan. Baterainya dinilai lemah dan keyboard layar sentuh iPhone susah digunakan dibandingkan keyboard fisik di BlackBerry.

"Sebagus apapun iPhone, ia menghadirkan kesulitan bagi penggunanya. Cobalah mengetik di layar sentuh iPhone, itulah kesulitan yang nyata," kata Balsillie.

Namun perlahan tapi pasti, iPhone mengubah industri smartphone. Layar sentuh responsif dan besar, browser dan pemutar musik yang bagus, membuatnya menjadi favorit. BlackBerry dinilai terlambat mengantisipasi tantangan yang dihadirkan iPhone. Demikian pula dengan Android.

BlackBerry akhirnya benar-benar kalah dan induk perusahaan sampai memutuskan, tidak lagi memproduksi ponsel sendiri. Sempat bangkit dengan TLC, vendor asal China, kini BlackBerry berusaha dibangkitkan oleh perusahaan ponsel baru bernama OnwardMobility.

(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT