Penjualan TikTok ke Oracle Ditunda Tanpa Batas Waktu

Penjualan TikTok ke Oracle Ditunda Tanpa Batas Waktu

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 11 Feb 2021 15:17 WIB
aplikasi tiktok
Penjualan TikTok ke Oracle Ditunda (Foto: Unsplash/Kon Karampelas)
Jakarta -

Setelah molor hingga berbulan-bulan, penjualan bisnis TikTok di Amerika Serikat ke Oracle dan Walmart ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.

Hal ini karena pemerintahan Joe Biden sedang meninjau kembali upaya pemerintahan Donald Trump untuk menangani potensi risiko keamanan dari perusahaan teknologi asal China.

Tapi ByteDance selaku perusahaan induk TikTok tetap melanjutkan pembicaraan dengan Commitee on Foreign Investment in the U.S. (CFIUS), menurut laporan dari Wall Street Journal yang mengutip sumber yang familiar dengan isu tersebut.

Dalam briefing di Gedung Putih, Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pemerintahan Biden belum mengambil langkah baru terkait dengan penjualan TikTok.

"Tidak akurat untuk mengatakan bahwa ada langkah proaktif baru dari Gedung Putih Biden. Ada proses CFIUS ketat yang sedang berlangsung," kata Psaki, seperti dikutip dari CNBC, Kamis (11/2/2021).

TikTok pertama kali dipaksa menjual bisnisnya di AS setelah pemerintahan Donald Trump menuduh ByteDance bisa saja memberikan data pengguna AS ke pemerintah China. TikTok telah beberapa kali membantah tuduhan tersebut.

Trump kemudian mengeluarkan perintah eksekutif pada 6 Agustus yang melarang perusahaan AS untuk bertransaksi dengan TikTok kecuali mereka berhasil menyelesaikan masalah keamanan tersebut.

Pada September 2020, TikTok kemudian mencapai kesepakatan dengan Oracle dan Walmart yang menjadikan Oracle sebagai 'mitra teknologi terpercaya' TikTok. Dalam kesepakatan ini, kedua perusahaan juga membeli saham TikTok tapi ByteDance masih akan memiliki 80% dari bisnis TikTok.

Tapi pembicaraan tersebut mandek dan tenggat waktunya telah diperpanjang hingga dua kali. Setelah membawa kasus ini ke ranah hukum, pengadilan federal melarang pemerintah AS untuk memblokir operasi TikTok di AS.



Simak Video "Biden Sebut Pendukung Trump Teroris Domestik"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)