4 Pertanda Buruk Seputar Nasib Jack Ma

4 Pertanda Buruk Seputar Nasib Jack Ma

Tim - detikInet
Senin, 04 Jan 2021 16:02 WIB
Jack Ma Alibaba
Jack Ma. Foto: Reuters
Jakarta -

Jack Ma terus menjadi pemberitaan lantaran sudah cukup lama tak terdengar kabarnya. Semenjak mengkritik sistem keuangan China, Jack Ma seolah menghilang.

Berikut beberapa pertanda buruk soal nasib Jack Ma seperti dikutip detikINET dari berbagai sumber, Senin (4/1/2020):

1. Dua bulan tidak muncul

Terakhir kali Jack Ma muncul di hadapan publik adalah saat berpidato di Shanghai, di mana dia mengkritik sistem finansial China sudah usang, di depan pemerintah. Akun Twitter-nya yang biasanya cukup aktif juga sudah cukup lama tidak ada postingan.

Menurut Ma, sistem aturan perbankan yang disebut Basel Accords, yang dipakai sebagai regulasi di dunia dan di China, dibuat oleh sekelompok orang-orang tua. Ia mempertanyakan apakah China masih membutuhkannya di tengah perkembangan pesat pada saat ini.

Pidato Ma itu turut didengarkan oleh para pejabat top termasuk gubernur bank sentral China, Yi Gang, Wakil Menteri Keuangan Zou Jiayi serta Wang Qishan, tangan kanan Presiden Xi Jinping. Menurut sumber, mereka seperti tertampar karenanya dan langsung mengambil tindakan dengan membatalkan IPO Ant Financial, perusahaan fintech yang didirikan Jack Ma.

"Jack Ma telah menjadi terlalu arogan. Maka memang mereka perlu mengikatkan tali pada Ant yang telah menjadi monster," sebut seorang bos bank internasional yang meminta anonim.

2. Dipanggil regulator dan diminta tak keluar negeri

Pidato itu berbuntut panjang. Empat pejabat dari regulator finansial China pada bulan November menyatakan mereka memanggil Jack Ma dan dua eksekutif top Ant. Mereka merekomendasikan regulasi yang lebih ketat pada perusahaan peminjam.

CGTN, media yang selama ini jadi corong pemerintah China, menulis bahwa awal mula permasalahan adalah ketika Jack Ma pidato mengkritik sistem keuangan di China sudah usang. "Beberapa hari kemudian, regulator keuangan termasuk bank sentral memanggil Jack Ma dan dua eksekutif top Ant," tulis mereka.

Beberapa saat kemudian, Jack Ma juga diminta tidak keluar negeri dahulu, mungkin untuk memudahkan investigasi terhadap Ant Financial dan belakangan juga Alibaba. Alibaba dituding melakukan praktik monopoli.

"Ma, pendiri flamboyan Alibaba dan Ant, lenyap dari pandangan publik sejak IPO Ant dibatalkan. Pada awal Desember, Jack Ma yang identik dengan kebangkitan besar China Inc ini disarankan untuk tetap berada di negara itu, kata seseorang sumber yang familiar dengan hal itu," demikian laporan dari Bloomberg.