Salip Apple, Xiaomi Pepet Huawei dan Samsung Sebagai Raja HP

Salip Apple, Xiaomi Pepet Huawei dan Samsung Sebagai Raja HP

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 30 Okt 2020 20:07 WIB
Xiaomi Redmi 7
Ilustrasi Xiaomi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta -

Xiaomi menyalip Apple dan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir masuk dalam tiga vendor ponsel terbesar di dunia dalam Q3 2020.

Menurut Canalys, selama Q3 2020 Xiaomi mengapalkan 47,1 juta unit ponsel, meningkat 45% secara YoY dibanding 2019 lalu. Padahal, pasar ponsel dunia mengalami penurunan 1% secara YoY pada periode Juli sampai September, dengan pengapalan menurun ke 348 juta unit.

Namun memang angka tersebut masih terhitung meningkat dibanding kuartal sebelumnya, tepatnya saat pandemi Corona baru terjadi, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (30/10/2020).

Di atas Xiaomi ada Samsung yang akhirnya kembali memuncaki posisi yang sebelumnya sempat disalip oleh Huawei. Lalu di posisi ke-2 ada Huawei, dan di posisi ke-4 ada Apple.

Berdasarkan berbagai laporan dari IDC, Counterpoint, dan Canalys, Samsung mencatatkan pemasukan kuartal mereka yang terbesar dalam sejarah. Hal tersebut menurut Samsung terbantu dari peningkatan permintaan akan ponsel.

Sementara Huawei, yang selama kuartal sebelumnya menjadi pemuncak posisi, mengalami penurunan 7% secara QoQ, dan 24% secara YoY. Sementara pengapalan Samsung meningkat 47%, yang membuat mereka bisa merebut kembali posisinya itu.

Lalu di bawah Apple berturut-turut diisi oleh Oppo, Vivo, dan Realme. Namun untuk posisi ini, tiap perusahaan riset punya angka berbeda.

Counterpoint misalnya, menaruh Oppo di posisi ke-5, sementara IDC dan Canalys memberikan posisi itu ke Vivo. Namun memang data ketiganya menunjukkan perbedaan market share yang tipis antara Oppo dan Vivo.

Uniknya, jika angka pengapalan Oppo, Vivo, dan Realme itu digabungkan -- ketiganya berasal dari induk yang sama -- mereka akan berada di posisi ke-2, antara Samsung dan Huawei.



Simak Video "Xiaomi Produksi HP Pakai Robot, Gimana Nasib Karyawan?"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)