Akuisisi Bowstreet, IBM Tambah Daftar Portfolio Portal
- detikInet
Jakarta -
IBM mengumumkan telah mengakuisisi sebuah perusahaan penyedia alat-alat dan teknologi berbasis portal, Bowstreet. Bertambahnya daftar portofolio portal IBM, diharap mampu memenuhi kebutuhan bisnis tertentu di pasar atau industri vertikal kliennya. IBM mengumumkan telah mengakuisisi sebuah perusahaan penyedia alat-alat dan teknologi berbasis portal, Bowstreet, Inc.Pengakuisisian Bowstreet diklaim membantu IBM dalam memperluas strateginya yang terkait dengan kerangka kerja berbasis standar Service Oriented Architecture (SOA). Selain itu akuisisi itu juga diklaim memungkinkan pelanggan, mitra dan pemasok IBM untuk lebih efektif mengintegrasikan data dan aplikasinya.Menurut Country Manager Software Group PT IBM Indonesia, Erwin Sukiato, kombinasi antara Bowstreet dan WebSphere Portal akan menawarkan kemudahan dalam menyatukan berbagai data dan informasi ke dalam sebuah aplikasi. Hal itu menurutnya, menyebabkan pelanggan dapat secara cepat bereaksi terhadap kebutuhan bisnis dan kondisi pasar yang berubah-ubah, termasuk membantu menurunkan biaya perawatan dan penyesuaian proses bisnis mereka. "Kami percaya bahwa kombinasi Bowstreet, Rational dan IBM WebSphere Portal menawarkan kemampuan terbaik di pasar untuk membangun dan menjalankan aplikasi-aplikasi komposit," kata Erwin dalam rilisnya, Jumat (13/01/2006).Menurutnya, organisasi yang meninggalkan piranti lunak 'serba guna' semakin banyak. Malah permintaan akan pirati lunak yang terkostumisasi serta dirancang secara khusus semakin meningkat. Dengan masuknya teknologi Bowstreet ke dalam portofolio piranti lunak IBM, pelanggan IBM diklaim mendapatkan kemudahan dalam pengembangan solusi portal yang terintegrasi dan mampu memenuhi kebutuhan bisnis tertentu di pasar atau industri vertikal mereka. Wakil Presiden eBusiness Enabling Bayer Business Services, Thomas Berrang, mengatakan pekerjaan yang paling menantang bagi korporasi yang memiliki kantor cabang di banyak negara ialah mengkoordinasikan seluruh aspek operasional bisnisnya."(Namun) kenyataannya adalah bahwa kita semakin membutuhkan sebuah kerangka kerja yang terpusat dan berbasis portal, sehingga kelompok-kelompok di seluruh belahan dunia dapat mengakses dan berbagi data bisnis secara mudah," tambahnya.
(rouzni/)