Apple Beli Startup Pengubah iPhone Jadi Terminal Pembayaran

Apple Beli Startup Pengubah iPhone Jadi Terminal Pembayaran

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 03 Agu 2020 10:18 WIB
SAN FRANCISCO, CA - OCTOBER 20:  The Apple Pay logo is displayed in a mobile kiosk sponsored by Visa and Wells Fargo to demonstrate the new Apple Pay mobile payment system on October 20, 2014 in San Francisco City. Apples Apple Pay mobile payment system launched today at select banks and retail outlets. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Apple Beli Startup Pengubah iPhone Jadi Terminal Pembayaran (Foto: Gettyimages/Justin Sullivan)
Jakarta -

Apple baru saja mengakuisisi Mobeewave Inc., sebuah startup pengembang teknologi yang bisa mengubah iPhone jadi terminal pembayaran mobile.

Dengan teknologi milik Mobeewave pengguna bisa bertransaksi dengan melakukan tap kartu kredit atau smartphone ke ponsel lain untuk memproses pembayaran. Sistem ini bekerja dengan aplikasi dan tidak memerlukan perangkat lain.

Dikutip dari Bloomberg, Apple kabarnya rela mengeluarkan sekitar USD 100 juta untuk memiliki startup tersebut. Namun Apple sendiri menolak berkomentar mengenai rencana mereka dengan mengakuisisi Mobeewave.

"Apple sering membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dan kami secara umum tidak akan membicarakan tujuan atau rencana dari akuisisi tersebut," kata juru bicara Apple.

Jika melihat dari pengalaman, Apple biasanya membeli startup untuk mengubah teknologi mereka menjadi sebuah fitur pada produknya. Misalnya saja, ketika Apple menambahkan Apple Pay ke iPhone di 2014 sehingga pengguna bisa bisa melakukan pembayaran dengan sekali tap ponsel mereka.

Tahun lalu, Apple meluncurkan kartu kreditnya sendiri, Apple Card. Nah, integrasi dengan Mobeewave kemungkinan besar akan memungkinkan pengguna iPhone menerima pembayaran tanpa perangkat tambahan.

Dalam websitenya, Mobeewave memperagakan seseorang mengetik nilai transaksi, kemudian customer melakukan tap kartu kredit ke ponsel untuk memproses pembayaran di ponsel. Sejumlah analis menilai, kira-kira fungsi semacam ini yang diinginkan Apple pada iPhone terbarunya nanti.



Simak Video "Tertunda, iPhone 12 Belum Akan Dijual September 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)