Iklan Mandek, Penggunaan Facebook Melonjak Selama Pandemi

Iklan Mandek, Penggunaan Facebook Melonjak Selama Pandemi

Josina - detikInet
Minggu, 03 Mei 2020 05:28 WIB
Ilustrasi Facebook
klan Mandek, Penggunaan Facebook Melonjak Selama Pandemi (Foto: ReutersI)
Jakarta -

Jejaring media sosial Facebook mengalami lonjakan pertumbuhan pengguna selama pandemi COVID-19 dengan rata-rata lebih dari 1,73 miliar pengguna aktif harian pada bulan Maret.

Data itu diungkap Facebook yang melaporkan pendapatannya di kuartal pertama 2020. Jumlah user tersebut naik dari 1,66 miliar pada kuartal sebelumnya.

Untuk keseluruhan aplikasi di bawah naungan Facebook seperti Facebook, Instagram, WhatsApp dan Messenger, pengguna aktif hariannya mencapai 2,36 miiliar, sementara penggunaan bulanan untuk pertama kalinya mencapai angka 3 miliar.

Pada saat yang sama, Facebook juga memperingatkan adanya pengurangan signifikan dalam pasokan iklan. Memang telah diperkirakan bahwa pendapatan iklan akan terimbas meskipun ada lonjakan penggunaan di seluruh dunia.

"Bisnis kami telah terkena dampak pandemi COVID-19 dan seperti semua perusahaan, kami menghadapi periode ketidakpastian dalam prospek bisnis kami," tulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan seperti dilansir detiKINET dari Engadget.

"Kami berharap kinerja bisnis kami akan terpengaruh oleh masalah di luar kendali kami, termasuk durasi dan kemanjuran pesanan tempat tinggal, efektivitas rangsangan ekonomi di seluruh dunia, dan fluktuasi mata uang relatif terhadap dolar AS." tambahnya.

Namun meski terkena dampak COVID-19, pendapatan Facebook masih naik 18% dari kuartal yang sama tahun lalu, dengan pendapatan tumbuh menjadi USD 177 miliar.

Kepada investor, CEO Facebook Mark Zuckerberg telah menjelaskan bahwa Facebook tidak berniat menarik kembali jumlah investasi di platformnya meskipun pertumbuhan pendapatan melambat.

"Daripada membanting rem sekarang, seperti banyak perusahaan mungkin, penting untuk terus membangun dan terus berinvestasi," katanya.



Simak Video "Facebook Hadirkan Peta Pencegahan Penyakit untuk Cegah COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/afr)