Selasa, 10 Des 2019 11:19 WIB

CEO Baru Bukalapak Jawab Tudingan Orang Titipan

Ardhi Suryadhi - detikInet
Foto: Dok. Bukalapak Foto: Dok. Bukalapak
FOKUS BERITA CEO Bukalapak Lengser
Jakarta - Pergantian kursi CEO Bukalapak terbilang mengejutkan. Terlebih, pengganti Achmad Zaky itu bukanlah orang dalam Bukalapak, melainkan dari eksternal. Isu soal adanya titipan pun menyeruak.

Adalah Rachmat Kaimuddin yang pada 6 Januari 2020 mendatang bakal memulai tantangan sebagai CEO Bukalapak. Sementara itu, Achmad Zaky akan berperan sebagai Penasihat dan Pendiri Bukalapak, Tech Startup Mentor, dan Ketua pada Yayasan Achmad Zaky yang akan segera didirikan.

Kembali ke kabar isu orang titipan. Isu ini pun tercetus didasarkan latar belakang Rachmat yang berasal dari perusahaan yang berpotensi menjadi investor Bukalapak yakni Bosowa dan Bukopin.

Namun dengan tegas, Rachmat menampiknya. "Profesional!" singkat Rachmat merujuk pertanyaan media yang menanyakan apakah dirinya merupakan perwakilan pemegang saham atau bukan.


"Saya memang dulu sempat lama di Bosowa, ketika saya ke Bukopin saya resign dari Bosowa, tetapi saat ini saya di-hire Bukalapak sebagai profesional management saja," lanjutnya dalam pertemuan terbatas bersama media di kawasan Cilandak, Senin (9/12/2019) malam.

Achmad Zaky sendiri menyebut sudah mengenal Rachmat sejak lama. Selain itu, proses regenerasi ini pun sudah dipikirkan para pendiri perusahaan e-commerce tersebut sejak tahun 2016,.

"Jadi ini sebenarnya sudah lama prosesnya, Mas Rachmat lulusan MIT dan Stanford pula. Jadi pengalamannya di dunia teknologi juga tidak sedikit. Dia juga rekan kerja Mas Fajrin (pendiri Bukalapak lainnya) di BCG (Boston Consulting Group), jadi bukan orang baru," katanya.

"Dan sejujurnya pun Mas Rachmat ini merupakan pilihan dari kami, para founders Bukalapak," tegas Zaky.



Rachmat Kaimuddin sendiri tercatat sebagai lulusan Massachusetts Institute of Technology tahun 2001. Lalu dia meraih MBA dari Stanford Graduate School of Business tahun 2008.

Karirnya dimulai begitu lulus dengan menjadi hardware design engineer di Teradyne, Inc pada 2001. Dia sempat menjadi senior associate di The Boston Consulting Group untuk Asia Tenggara 2003-2006 sebelum mengejar gelar MBA di Standford.

Dia lalu menapaki karir sebagai Managing Director/Chief Financial Officer PT Cardig Air Services pada 2009-2011. Setelah itu dia menjadi Group Chief Financial Officer di PT Amstelco Indonesia, Tbk dari 2011- 2012.

Di tahun 2012 dia menjadi Advisor to the Board untuk PT Toba Bara Sejahtera milik Luhut Pandjaitan. Kemudian Rachmat cukup lama juga di grup semen Bosowa sebagai Chief Financial Officer di PT Bosowa Corporindo (2014-2018) dan sekaligus Managing Director di PT Semen Bosowa Maros (2016-2018). Karir terakhirnya adalah di PT Bank Bukopin, Tbk sebagai Director of Finance and Planning.


CEO Baru Bukalapak Jawab Tudingan Orang Titipan


Simak Video "Alasan Mundurnya Achmad Zaky dari CEO Bukalapak"
[Gambas:Video 20detik]
(ash/fay)
FOKUS BERITA CEO Bukalapak Lengser