Rabu, 31 Jul 2019 20:09 WIB

Bisnis Ponsel Sony Tengah di Titik Nadir

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Sony Xperia 1. Foto: Area Mobile Sony Xperia 1. Foto: Area Mobile
Jakarta - Sony baru saja mengumumkan laporan tiga bulanannya yang mencakup seluruh bisnisnya, mulai dari gaming hingga ponsel. Jika pada gaming ia mencatat prestasi lantaran PlayStation 4 (PS4) berhasil dikapalkan sebanyak 100 juta unit secara keseluruhan, situasinya berbalik 180 derajat pada bisnis ponselnya.

Dalam tiga bulan terakhir (April-Juni), pihaknya hanya mampu menjual 900 ribu unit ponsel. Itu merupakan angka penjualan per kuartal terburuk sepanjang masa bagi unit bisnis ponsel Sony. Ini juga pertama kalinya perusahaan asal Jepang menjual kurang dari 1 juta unit ponsel dalam satu kuartal.




Padahal, dalam periode yang sama setahun lalu, Sony masih mampu menjual 2 juta unit perangkat. Penurunan ini membuat Sony mengubah perkiraan penjualan ponsel mereka dari 5 juta unit menjadi 4 juta unit sepanjang tahun fiskal 2019 mereka (1 April 2019 - 31 Maret 2019).

Salah satu faktor begitu buruknya penjualan ponsel Sony dalam tiga bulan terakhir bisa jadi lantaran mereka tidak merilis ponsel pada April dan Mei. Sepanjang kurun waktu tersebut, mereka masih mengandalkan Xperia 10 dan Xperia 10 Plus, yang dirilis pada Februari. Baru lah pada Juni lalu mereka meluncurkan Xperia 1 di pasaran.

Satu yang menarik, sejumlah laporan menyebut Xperia 1 sering kedapatan kehabisan stok di beberapa pasar. Hal ini tentunya mengindikasikan besarnya permintaan terhadap ponsel tersebut, sebagaimana detikINET kutip dari Phone Arena, Rabu (31/7/2019),

Sayangnya, laporan dari Sony justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Bisa jadi, pasokan yang mereka bisa sediakan memang sangat terbatas.




Tidak diketahui berapa kerugian yang dialami Sony atas kegagalan penjualan ponselnya ini, yang dari kuartal ke kuartal memang terus memprihatinkan. Satu yang pasti, pihaknya memang sempat mengatakan bahwa unit bisnis ponselnya ini tidak akan meraih untuk hingga Maret 2021 mendatang.

Rencananya, untuk bisa meraih untuk di bisnis ponsel, mereka akan terus mengurangi biaya operasional dan mendorong penjualan begitu ponsel 5G sudah lebih populer. Menarik untuk ditunggu apakah Sony bisa kembali berjaya, misalnya seperti pada tahun fiskal 2014 lalu, saat ia berhasil menjual 40 juta unit ponsel secara global.

Simak Video "Di Tengah Gempuran Ponsel Gaming, PlayStation 4 Masih Punya Tempat"
[Gambas:Video 20detik]
(mon/krs)