Kuartal I 2006
UKM Sumbang 50 Persen Pendapatan Oracle
- detikInet
Jakarta -
Oracle Asia Pasifik, divisi dari Oracle Corporation, perusahaan software enterprise terbesar di dunia, mengumumkan pendapatan totalnya sebesar US$409 juta pada kuartal I 2006. Jika dibandingkan tahun lalu periode yang sama, pendapatannya naik 18 persen. Dan 50 persen adalah sumbangan sektor UKM.Segmen UKM yang didefinisikan sebagai perusahaan-perusahaan berpendapatan tahunan kurang dari US$500 juta, ternyata menyumbang lebih dari 50 persen terhadap pendapatan Oracle Asia Pasifik saat ini. Berdasarkan fakta tersebut, Oracle Asia Pacific pun pada kuartal kedua 2006 menetapkan 3 bidang fokus utama pertumbuhan bisnis. Di mana salah satunya adalah pengembangan peluang-peluang aplikasi dan teknologi Oracle di sektor usaha kecil menengah (UKM) serta industri-industri yang tumbuh pesat.Selain memusatkan perhatian pada sektor UKM, Oracle juga memusatkan perhatian pada produk andalannya yakni Oracle Fusion Middleware. Pasalnya, Oracle Fusion Middleware memberikan kontribusi lumayan besar dengan kenaikan pendapatan sebesar 33 persen dari tahun sebelumnya. Bahkan, Oracle berniat ingin menjadi pemain nomor satu dalam bisnis middleware di kawasan ini. Untuk diketahui, saat ini terdapat lebih dari 27 ribu pelanggan Oracle Fusion Middleware di seluruh dunia.Sedangkan, bidang fokus utama ketiga adalah mendorong penggunaan solusi Oracle yang memberikan fungsionalitas industri mendalam. Oracle dapat mengembangkan dan mengintegrasikan komponen aplikasi, middleware dan database untuk membangun perangkat-perangkat software guna memenuhi kebutuhan pelanggan industri yang beragam.Sekedar informasi tambahan, Oracle Asia Pacific menyumbang sebesar 15 persen dari pendapatan total Oracle di seluruh dunia. Sementara itu, pendapatan Asia Pasifik untuk lisensi baru aplikasi pada kuartal pertama 2006 tumbuh 28 persen dari periode yang sama tahun 2005. Dan Oracle Asia Pasifik menyumbang sebesar 24 persen dari pendapatan lisensi baru Oracle seluruh dunia.Jumlah pelanggan Oracle hingga saat ini telah mencapai sekitar 25 ribu pelanggan. Diantaranya berasal dari kalangan industri inti. Yakni sektor jasa keuangan, komunikasi, media dan utilitas, pemerintah, pendidikan dan kesehatan, manufaktur, serta ritel dan distribusi. Demikian seperti dikutip detikinet Kamis (6/10/2005) dari keterangan tertulis yang diterima.
(ien/)