Senin, 06 Mei 2019 15:30 WIB

Protes Spotify Bikin Apple Terancam Didenda Rp 381 Triliun

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Matt Winkelmeyer/Getty Images for Spotify Foto: Matt Winkelmeyer/Getty Images for Spotify
Jakarta - Uni Eropa (UE) dilaporkan bakal mulai melakukan investigasi atas protes Spotify ke Apple. Hal ini terkait dengan kebijakan Apple mengambil komisi dari pendapatan-pendapatan aplikasi di App Store.

Jadi, perusahaan pimpinan Tim Cook itu memotong 30% pendapatan aplikasi di App Store yang menggunakan sistem pembayarannya, yakni Apple Pay. Spotify, menyebut hal tersebut sebagai "Pajak Apple", memprotesnya lantaran itu bisa memberikan keuntungan yang tidak adil bagi saingannya, Apple Music.

Menariknya, Apple diketahui tidak memberlakukannya secara rata ke seluruh aplikasi. Spotify dan penyedia layanan streaming musik lainnya dikenai aturan tersebut. Sedangkan aplikasi lain seperti Uber tidak mendapat kebijakan serupa. Spotify sendiri sudah melayangkan protesnya sejak Maret lalu.




Nantinya, jika UE dapat membuktikan bahwa Apple memang bersalah, pihaknya bisa memaksa pembuat iPhone itu mengubah model bisnisnya. Tak cuma itu, denda pun juga menanti perusahaan yang berkantor pusat di Cupertino, California, Amerika Serikat.

UE diperkirakan dapat memberlakukan denda kepada Apple hingga 10% dari pendapatannya secara global. Berarti, denda tersebut bisa menyentuh angka USD 26,6 miliar, atau sekitar Rp 381 triliun. sebagaimana detikINET kutip dari Phone Arena, Senin (6/5/2019).

Angka tersebut berdasarkan pendapatan globalnya sepanjang tahun fiskal 2018. Selama periode itu, Apple berhasil meraup pemasukan sebesar USD 266 miliar.




Thomas Vinje, pengacara yang membantu Spotify dalam mendaftarkan protes tersebut, mengemukakan fakta unik dari perusahaan asal Swedia itu. Ia seakan mewakili suara dari penyedia jasa layanan streaming musik lainnya yang berada di posisi serupa seperti Spotify.

"Walau begitu, perusahaan lainnya terlalu takut untuk berhadapan dengan Apple," ucapnya.

Jika Apple benar-benar dijatuhi denda oleh UE, maka ini bukan pertama kalinya mereka dikenai sanksi berupa uang oleh organisasi negara-negara Eropa tersebut, khususnya dari komisi persaingan bisnisnya. Sebelumnya, pada 2017, perusahaan besutan Steve Jobs dan Steve Wozniak itu dikenai denda sebesar USD 14,6 miliar terkait kesepakatan pembayaran pajaknya dengan Irlandia.


(mon/krs)