Minggu, 31 Mar 2019 18:53 WIB

Sony Batasi Penjualan Ponsel di Asia Tenggara

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ponsel-ponsel Sony sepertinya akan semakin jarang terlihat di Indonesia ke depannya. Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Ponsel-ponsel Sony sepertinya akan semakin jarang terlihat di Indonesia ke depannya. Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Kabar terbaru datang dari Sony terkait dengan bisnis ponselnya yang kian hari tak ubahnya sebagai 'benalu'. Perusahaan asal Jepang itu dilaporkan akan membatasi penjualan smartphone-nya di Asia Tenggara dan beberapa kawasan lain.

Terkait dengan hal tersebut, mereka memilih untuk fokus ke Eropa dan Asia Timur. Pengapalan ponsel Sony memang disebut lebih banyak mengarah ke Benua Biru dan Jepang (yang termasuk di dalam kawasan Asia Timur).


Kabar ini hadir setelah mereka memutuskan untuk menggabungkan bisnis ponselnya dengan produk televisi, audio, dan kamera di bawah divisi Electronics Products and Solutions. Langkah ini disebut Sony dilakukan agar ada sinergi lebih baik antara beragam lini produk miliknya.

Bisnis ponsel Sony sendiri sudah beberapa tahun belakangan terus merugi. Bahkan sejumlah analis menyebut Sony seharusnya menjual bisnisnya itu.


Hal ini pun semakin diperjelas dengan proyeksi penjualan ponsel Sony di tahun fiskal 2018 yang terbilang kecil dibanding periode-periode sebelumnya. Dalam kurun waktu itu, yang laporannya akan diterbitkan bulan depan, penjualan smartphone Sony diprediksi akan menyentuh angka 6,5 juta unit.

Catatan tersebut hanya separuh dari tahun fiskal sebelumnya. Angka 6,5 juta unit itu pun cuma 1/6 dari torehannya lima tahun yang lalu, sebagaimana detikINET kutip dari Nikkei Asian Review, Minggu (31/3/2019). (mon/mon)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed