Jumat, 11 Jan 2019 10:25 WIB

Rudiantara Sebut 2 Startup Indonesia Berpotensi Jadi Decacorn

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Menurut Menkominfo Rudiantara, ada dua startup Indonesia yang berpotensi jadi decacorn. (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET) Menurut Menkominfo Rudiantara, ada dua startup Indonesia yang berpotensi jadi decacorn. (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)
Jakarta - Saat ini Indonesia paling tidak sudah memiliki empat startup unicorn. Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak adalah para perusahaan rintisan Tanah Air dengan valuasi lebih dari USD 1 miliar.

Lantas, apakah dari keempat nama tersebut sudah ada yang mendekati status berikutnya, yaitu decacorn, yang merupakan label bagi startup dengan valuasi lebih dari USD 10 miliar?

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut ada dua startup yang ia nilai berpotensi menjadi decacorn. Ia mengatakannya saat dijumpai dalam acara ulang tahun Bukalapak ke-9 di Jakarta Convention Center, Kamis (10/1/2018) malam WIB. Tapi ia tidak merinci dua startup yang dimaksudnya itu.




Selain itu Rudiantara juga tidak memberi bocoran apakah dua nama tersebut berasal dari empat perusahaan rintisan Tanah Air yang sudah berstatus unicorn. Pria yang kerap disapa Chief RA ini hanya memberikan spekulasi mengenai pendanaan berikutnya dari startup yang akan menjadi decacorn.

"Valuasi itu bergantung pada ronde mana dia, butuh dananya untuk apa. Keyakinan saya, pada pendanaan ronde berikutnya uangnya masuk ke pengembangan lagi, makin cepet dia jadi decacorn, jadi tidak harus langsung IPO decacorn itu," ujarnya.

Untuk Bukalapak sendiri, decacorn sudah disebut belum menjadi fokus mereka saat ini. Fajrin Rasyid, pendiri dan presiden Bukalapak, mengatakan tujuan terdekat e-commerce tersebut adalah dapat terus berkembang dan bisa memajukan UKM di Indonesia.





(mon/krs)