Senin, 31 Des 2018 13:41 WIB

Huawei Layak Optimistis Meski Terus 'Dimusuhi' AS

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Huawei Mate 20 Pro. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Huawei Mate 20 Pro. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
FOKUS BERITA Bos Huawei Ditangkap
Jakarta - Huawei punya kinerja penjualan bagus selama 2018. Hal itu bikin perusahaan asal China tersebut layak tetap optimistis meski terus "dimusuhi" Amerika Serikat.

Selama 2018 ini, Huawei mencatatkan pengapalan ponsel sebanyak lebih dari 200 juta perangkat. Jika dikonversi ke angka pemasukan, Chairman Huawei Guo Ping yakin kalau pemasukan Huawei pada 2018 ini akan melewati angka USD 109 miliar.

Dibandingkan dengan catatan mereka pada 2017, angka ini naik 21%. Bahkan, pertumbuhan ini adalah yang terbesar bagi Huawei selama dua tahun terakhir. 2018 ini pun merupakan kali pertama bagi Huawei bisa mencapai pemasukan sebesar USD 100 miliar.




Menariknya, catatan keuangan Huawei yang bagus ini bisa dicapai meski mereka terus 'diserang' Amerika Serikat yang mengajak para aliansinya untuk tak menggunakan perangkat buatan Huawei, baik ponsel maupun perlengkapan jaringannya.

Perangkat Huawei sejak 2012 lalu memang dianggap sebagai ancaman oleh Amerika Serikat. Pasalnya perangkat-perangkat tersebut dianggap bisa dipakai untuk menyadap informasi rahasia dan mengirimkannya ke pemerintah China.




Bahkan ada dugaan sikap Amerika Serikat terhadap Huawei bakal kian sengit mengingat banyak operator seluler di beberapa negara mulai membangun jaringan 5G-nya, yang dikhawatirkan menggunakan perangkat buatan Huawei.

Faktanya, Huawei punya 25 kontrak untuk membangun jaringan 5G secara global. Namun memang tak bisa dipungkiri kalau Huawei adalah penyuplai terbesar untuk peralatan jaringan semacam itu dan mereka adalah pabrikan ponsel terbesar kedua di dunia setelah Samsung.


Bocoran Harga Galaxy A8s Terungkap, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)
FOKUS BERITA Bos Huawei Ditangkap

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed