Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Sony Rogoh Kocek Lebih Untuk Blu Ray

Sony Rogoh Kocek Lebih Untuk Blu Ray


- detikInet

Jakarta - PlayStation 3 Sony akan dipatok dengan harga tinggi. Pasalnya di dalam alat tersebut akan dipasang Blu-Ray drive yang yang bernilai lebih dari US$ 100.Salah satu alasan Sony mematok agak tinggi harga PlayStation 3-nya adalah karena Sony harus merogoh US$ 100 (US$1 = Rp 10.525 Sumber : detik.com) per Blu-Ray drive yang dipasang di setiap konsol gamenya.Sebagai informasi, peluncuran konsol game ini sedianya dilakukan pada pertengahan tahun 2006. Harga ini bukan jumlah yang sedikit, dibandingkan harga DVD + RW drive hanya bernilai sekitar kurang dari US$ 50. Artinya, Microsoft--rival Sony yang menggunakan DVD + RW--mungkin saja mendapatkan harga lebih murah dari US$ 50. Bahkan bisa setengahnya karena mereka akan membeli dalam partai besar untuk jutaan konsol Xbox 360. Ini tentu persaingan ketat!Serunya Blu Ray adalah kompatibilitasnya dengan DVD dan CD selain itu pengguna juga dapat menyimpan data hingga 25 GB per lapisan pada media Blu Ray. Dimungkinkan pada masa depan, Blu Ray mampu mendukung penyimpanan data hingga 50 GB untuk dua lapisan drive pada satu produk.Meskipun demikian, pihak Sony sadar bahwa ini langkah yang penuh risiko lagi mahal.Karena dengan sendirinya akan meningkatkan harga unit Playstation 3 secara drastis. Pihaknya mengatakan Playsation 3 akan menjadi sangat mahal dan penyebabnya adalah karena drive Blu Ray.Sementara itu, Microsoft mencoba bermain aman saat ini dengan memanfaatkan DVD + RW pada Xbox 360. Tetapi ke depannya, mungkin mereka akan meluncurkan Xbox 360 dengan HD-DVD atau Blu-Ray drive. "Kami tidak mengharapkan ini terjadi pada produk Xbox 360 dalam waktu dekat. Tetapi kami yakin hal tersebut akan terjadi beberapa tahun mendatang," ujar salah seorang dari Microsoft seperti dilansir theinquirer.net yang dikutip detikinet Selasa (6/9/2005).Setidaknya Sony akan terus mendorong ketersediaan masa produk Blu Ray drive dan berencana mengapalkan ratusan ribu konsol game tahun 2006. (ien/)





Hide Ads