Arora meninggalkan WhatsApp, perusahaan tempatnya bekerja sejak 2011 lalu, termasuk ketika perusahaan tersebut diakuisisi Facebook senilai USD 19 miliar pada 2014 lalu. Arora mundur tepat tujuh bulan setelah pendiri WhatsApp, Jan Koum, meninggalkan perusahaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Koum, dan Brian Acton -- juga pendiri Whatsapp -- dalam postingan itu. Kedua orang itu pun sudah lebih dulu meninggalkan WhatsApp.
Mundurnya Arora dari WhatsApp ini dilakukan saat jejaring pengiriman pesan itu tengah mengalami masa sulit, karena berbagai masalah yang ada di seluruh dunia. Salah satunya adalah WhatsApp yang populer sebagai medium untuk menyebarkan hoaks di sejumlah negara.
Bahkan, WhatsApp sampai membuat kampanye khusus di India dan Brasil untuk mengedukasi pengguna, dan membantu mereka agar tak ikut menyebarkan hoax. Demikian dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (27/11/2018).
Arora adalah satu dari banyak eksekutif yang meninggalkan Facebook. Sebelumnya ada Kevin Systrom dan Mike Krieger, pendiri Instagram, Brendan Iribe, pendiri Oculus, dan Alex Stamos, chief security officer Facebook, yang sudah lebih dulu mengundurkan diri dari Facebook.
(asj/krs)