WhatsApp disebut siap meluncurkan fitur baru di mana pengguna bisa chat sementara dengan user yang tak punya akun WA. Fitur yang disebut 'Guest Chat' ini memungkinkan pengguna non-WhatsApp untuk bergabung dalam obrolan melalui tautan web yang aman.
Obrolan semacam ini dikatakan memanfaatkan pengidentifikasi unik untuk membuat kunci enkripsi, sehingga memungkinkan enkripsi ujung-ke-ujung yang sama seperti yang diterapkan platform pada percakapan biasa.
Melansir Gadgets 360, Rabu (18/3/2026), beberapa pengguna Android dan iOS dapat mengakses fitur ini. Fitur 'Guest Chat' tersedia dengan pembaruan WhatsApp Beta terbaru untuk sistem operasi masing-masing, menurut laporan dari pelacak fitur WABetaInfo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur ini pertama kali diungkapkan sedang dalam pengembangan pada Oktober 2025. Namun, pada saat itu, fitur ini bahkan belum tersedia untuk penguji beta aplikasi. WABetaInfo mengklaim bahwa beberapa pengguna WhatsApp Beta Android dan iOS kini memiliki akses ke fitur ini.
Meski begitu, fitur 'Guest Chat' ditekankan masih dalam pengembangan dan baru mungkin tersedia untuk umum pada versi aplikasi mendatang.
Dengan 'Guest Chat', peserta tamu dapat bergabung dalam obrolan melalui tautan atau undangan yang dibagikan. Setelah memasuki percakapan, mereka dapat mengirim dan menerima pesan dalam obrolan tersebut tanpa perlu mendaftar ke WhatsApp. Obrolan dengan pengguna tersebut akan memiliki label 'Guest' atau 'Tamu', sehingga memudahkan identifikasi bahwa peserta tersebut tidak memiliki akun terdaftar.
Berdasarkan informasi WABetaInfo, pengguna dapat membuat tautan dari bagian Undang teman atau dari bagian bawah daftar kontak di dalam aplikasi. Setelah dibuat, tautan dapat dikirim melalui SMS. Tautan juga dapat disalin dan dibagikan melalui platform lain seperti email atau aplikasi perpesanan lainnya. Mereka dapat membuka tautan tersebut di perangkat seluler atau browser desktop.
WABetaInfo menyebutkan obrolan tamu adalah solusi perpesanan sementara dan oleh karena itu hanya mendukung serangkaian fitur terbatas. Misalnya, percakapan tersebut tidak mendukung percakapan grup, berbagi media, atau lampiran seperti foto, video, dokumen, GIF, stiker, dan pesan suara. Selain itu, panggilan suara dan video juga tidak tersedia.
Tamu dapat diblokir dengan cara yang sama seperti akun WhatsApp biasa, masih kata WABetaInfo. Obrolan tamu dilaporkan mempertahankan perlindungan enkripsi ujung-ke-ujung platform. Dia mengatakan bahwa ketika tamu bergabung dalam percakapan, WhatsApp Web menghasilkan pengidentifikasi unik yang digunakan untuk membuat kunci enkripsi untuk obrolan tersebut.
Terakhir, WABetaInfo membocorkan bahwa obrolan tamu juga akan kedaluwarsa secara otomatis setelah 10 hari tidak aktif. Jika percakapan kedaluwarsa, pengundang perlu membuat tautan undangan baru untuk melanjutkan perpesanan dengan orang yang sama.
(ask/ask)

