Selasa, 27 Nov 2018 08:42 WIB

Microsoft dan Apple Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Termahal

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Microsoft. Foto: Filmateria Digital LLC Kantor Microsoft. Foto: Filmateria Digital LLC
Jakarta - Sekitar 4 bulan lalu, Apple menyandang perusahaan paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar tembus USD 1 triliun. Rekor itu kemudian terus menurun, bahkan kini posisi Apple dikejar oleh Microsoft.

Selama beberapa menit, Microsoft bahkan sempat menyalip Apple dengan market value USD 812,93 miliar dibandingkan USD 812,60 miliar. Namun angka tersebut terus fluktuatif seiring perkembangan harga saham.

Harga saham Apple terus menurun terkait kekhawatiran penjualan iPhone generasi anyar kurang sesuai harapan. Kemudian yang terbaru, kabar bahwa presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mungkin akan memberlakukan tarif untuk ponsel yang diimpor dari China kembali memangkas saham Apple.



Penjualan smartphone sendiri secara umum memang merosot dalam beberapa tahun belakangan. Sehingga walaupun tetap laris, Apple pun terkena getahnya dan harus memikirkan strategi baru untuk menggairahkan minat konsumen pada iPhone.

Di sisi lain, Microsoft di bawah komando CEO Satya Nadella semakin moncer performanya. Nadella berhasil mengurangi ketergantungan Microsoft terhadap penjualan Windows dan saat ini menjadi pemain besar di bisnis cloud.

Dikutip detikINET dari Reuters, Microsoft hanya kalah dari Amazon di bisnis yang menghasilkan banyak keuntungan tersebut. Nadella sendiri menjabat sebagai CEO Microsoft sejak tahun 2014, menggantikan Steve Ballmer.




Simak video 'Aplikasi Tumblr Kok Mendadak Hilang dari Apple?':

[Gambas:Video 20detik]

Microsoft dan Apple Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Termahal
(fyk/fyk)