Jumat, 16 Nov 2018 18:10 WIB

Peminat Cryptomining Menurun, Saham Nvidia Merosot

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Nvidia Foto: Nvidia
Jakarta - Nvidia memprediksi penjualannya akan mengecewakan pada musim liburan mendatang. Penyebabnya adalah penjualan yang merosot akibat pamor cryptomining yang terus menurun.

Nvidia memperkirakan akan banyak stok GPU-nya yang menumpuk di para distributor dan peritel karena para penambang cryptocurrency tak lagi memborong kartu grafis bikinannya, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (16/11/2018).

Nvidia juga gagal memenuhi target penjualan pada Q3 2018, yang kemudian berdampak pada penurunan nilai sahamnya sebesar 17% menjadi USD 168,32 per lembar saham.

Penjualan kartu grafis Nvidia memang sempat melonjak drastis beberapa tahun belakangan karena euforia cryptocurrency, di mana para penambang mata uang digital itu memborong kartu grafis yang menjadi 'otak' bagi alat-alat penambang cryptocurrency.


Menurut CEO Jensen Huang, aksi memborong kartu grafis oleh para penambang itu menaikkan harga kartu grafisnya di pasaran, karena stok yang terbatas. Hal itu juga membuat kebanyakan gamer yang ingin membeli kartu grafisnya mengurungkan niatnya.

Huang sebenarnya memperkirakan penjualannya kembali normal setelah para penambang tak lagi memborong kartu grafis, dan gamer bisa membeli kartu grafis dengan harga normal. Namun prosesnya tak secepat yang ia bayangkan sehingga sempat terjadi penumpukan stok, yang menurutnya akan kembali normal pada akhir kuartal ini. (asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed