Senin, 05 Nov 2018 10:55 WIB

Apple Lepas Gelar Perusahaan USD 1 Triliun, Kenapa?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Apple Store di Singapura. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Apple Store di Singapura. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Belum lama menjadi perusahaan publik Amerika Serikat (AS) yang bernilai USD 1 triliun (sekitar Rp 15 kuadriliun), kini Apple sudah melepas status tersebut, yang berarti hanya bertahan sekitar dua bulan.

Sebagaimana diberitakan oleh Reuters, Senin (5/11/2018), saham Apple turun 6% pada hari Jumat waktu setempat. Melemahnya saham perusahaan asal Cupertino tersebut membuat mereka tak lagi jadi perusahaan senilai USD 1 triliun.



Penurunan saham Apple menjadi USD 208,50 per lembarnya yang mengurangi sekitar USD 67 miliar dari nilai USD 1 triliun.

Situasi ini membuat peta persaingan perusahaan teknologi antara Apple, Amazon, dan Microsoft semakin ketat. Khusus untuk dua nama terakhir, menurunnya nilai saham Apple membuat mereka semakin berpacu jadi perusahaan asal negeri Paman Sam yang paling berharga di dunia.



Melemahnya saham Apple terjadi setelah mereka mengatakan performa perusahaan akan melemah di pasar negara berkembang dan biaya valuta asing cukup mengecewakan untuk penjualan produsen elektronik.

Imbas dari situasi yang menimpa Apple ini membuat mereka mengambil kebijakan bahwa ke depannya tak akan lagi mengungkapkan berapa angka penjualan unit produknya, mulai dari iPhone, iPad, dan Mac.



Tonton juga 'Ini Dia MacBook Air Terbaru yang Diperkenalkan Apple':

[Gambas:Video 20detik]

(agt/krs)