Keduanya hadir dengan fitur-fitur terbaru, mencakup seluruh siklus penambangan dari eksplorasi geologi, manajemen data, estimasi cadangan, desain tambang 3D, hingga perencanaan tambang.
Dengan menggunakan software ini dharapkan penambang memperoleh estimasi cadangan yang proven serta membantu perusahaan tambang dalam membuat perencanaan tambang sampai dengan akhir umur tambang (life of mine).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Mau Kerja di Amazon? Intip Dulu Kriterianya |
Menurut Sahrul Hidayat, Regional Manager Micromine Indonesia, Micromine 2018 dan Geobank 2018 merupakan solusi desain tambang dan eksplorasi yang mudah digunakan.
"Micromine berusaha memberi pemahaman mendalam tentang proyek, sehingga wilayah yang prospektif dapat ditargetkan lebih efektif, jadi meningkatkan peluang keberhasilan proyek," jelas Frank Bilki, Technical Product Manager Micromine, Kamis (2/8/2018).
Micromine yang berbasis di Perth, Australias berdiri sejak 30 tahun lalu, Kini Micromine digunakan di lebih dari 2.000 situs di lebih dari 90 negara di dunia, termasuk Indonesia. (rou/rou)