Sabtu, 28 Jul 2018 18:01 WIB

Facebook Keteteran, Instagram Jadi Harapan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Aplikasi Instagram. Foto: unsplash Aplikasi Instagram. Foto: unsplash
Jakarta - Kapitalisasi pasar Facebook baru saja tergerus sangat besar, lebih dari USD 120 milliar, karena eksekutif mereka memperingatkan pendapatan di masa depan mungkin merosot. Instagram selaku anak perusahaan pun kemungkinan jadi harapan baru.

Harga saham Facebook telah terpangkas 19%. Bahkan investor diminta untuk tidak membeli saham Facebook dulu untuk sementara.

Instagram memang jadi anak emas Facebook di mana popularitasnya terus meningkat. Namun demikian, para pengiklan saat ini agaknya masih memilih Facebook dibandingkan Instagram, sesuatu yang mungkin perlu dicarikan solusinya oleh Facebook.



Erik Huberman dari agensi periklanan Hawke Media menyatakan user Instagram belum terbiasa mengklik link sponsor sehingga pembelian online yang mungkin terjadi di layanan ini lebih sedikit dibandingkan saat beriklan di Facebook.

"Banyak pebisnis masih belum beriklan di Instagram karena realitasnya, mereka tidak memiliki konten untuk dimainkan di situ," tutur Dabid Herrman, direktur periklanan di Social Outlier yang dikutip detikINET dari Reuters.

Instagram juga terdampak harga iklan di Facebook dan anak perusahaannya yang menurun dalam dua kuartal terakhir. Pendapatan Instagram untuk tahun 2019 pun diprediksi USD 13 miliar, turun dari prediksi sebelumnya yang mencapai USD 14,64 miliar.

Pola iklan di Facebook dan Instagram memang berbeda. Pengiklan pun disarankan untuk memajang konten yang lebih berkualitas tinggi di Instagram dibandingkan di Facebook.

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed