Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jepang Siapkan Superkomputer Tercepat

Jepang Siapkan Superkomputer Tercepat


- detikInet

Jakarta - Mulai tahun depan, Jepang berencana akan mengembangkan superkomputer yang bisa berpikir 73 kali lebih cepat, dibanding superkomputer tercepat saat ini. Pejabat pemerintah mengungkapkan hal tersebut, seperti dikutip detikinet Selasa (26/72005) dari Associated Press. Saat ini superkomputer tercepat dipegang The American Blue Gene/L yang dikembangkan oleh IBM Corp. Superkomputer tersebut dikembangkan di Lawrence Livermore National Laboratory di Livermore, California. Mesin yang akan dikembangkan ini akan dapat mengerjakan proses kalkulasi sebanyak 136,8 teraflops atau 136,8 triliun kalkulasi per detik.Sementara itu, seperti disebutkan salah seorang pejabat pemerintah yang menolak disebut namanya, Jepang ingin mengembangkan superkomputer berkecepatan 10 petaflops atau 10 quadrillion (10 pangkat 24) kalkulasi per detik, atau 73 kali lebih cepat dibanding Blue Gene.Harian di Jepang memberitakan, proyek pembuatan superkomputer ini diperkirakan akan memakan biaya 80 miliar dan 100 miliar yen (Rp 7 triliun sampai Rp 8,7 triliun). Menurut Departemen Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang, pihak departemen akan meminta dana awal 10 miliar yen (Rp 878 miliar) .Pejabat di Departemen belum dapat dikonfirmasi mengenai detil informasi mesin ini. Sumber hanya mengatakan, belum ada keputusan resmi mengenai mengenai proyek ini.Tetapi sumber tersebut mengatakan, jika anggaran untuk tahun depan disetujui, Jepang diperkirakan akan menyelesaikan superkomputer terbarunya pada tahun fiskal 2010 yang berakhir Maret 2011.Sebelumnya Jepang telah memiliki superkomputer Earth Simulator, yang diperkenalkan pada tahun 2002. Itu merupakan superkomputer tercepat hingga tahun 2004, ketika Blue Gene buatan IBM merebut gelar tersebut.Menurut daftar 500 superkomputer tercepat dunia, saat ini Earth Simulator yang mempunyai kecepatan 35,9 teraflops, ada di peringkat keempat setelah dua superkomputer Blue Gene buatan IBM dan columbia milik NASA, yang semuanya berada di Amerika Serikat. Peringkat tersebut dirilis pada konferensi International Supercomputing yang diadakan bulan Juni di Heidelberg, Jerman.Earth Simulator digunakan untuk menghitung temperatur laut secara global, curah hujan dan pergerakan hewan untuk memprediksi bencana alam selama beberapa abad mendatang.Nantinya superkomputer terbaru buatan Jepang ini, ditujukan untuk penggunaan yang lebih luas seperti mensimulasikan formasi galaksi dan interaksi antara obat-obatan dengan tubuh manusia. (wicak/)





Hide Ads
LIVE