Rabu, 20 Jun 2018 18:23 WIB

Jual 'Data Pengguna', Facebook Dapat Duit Berapa?

Raden Fadli Sumawilaga - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Facebook menyangkal bahwa mereka tidak menjual data pengguna. Namun, mereka menjual 'servis' pada pengiklan. Lalu berapa uang yang didapat dari hasil 'penjualan' data kita selaku pengguna?

Dilansir detikINET dari Popular Mechanics, Rabu (20/6/2018), Facebook mendapatkan keuntungan sekitar USD 11.97 miliar pada kuartal pertama di tahun 2018.

Apabila dibagi secara merata ke pengguna aktif Facebook--sekitar 1.45 miliar pengguna, maka 'harga' dari data penggunanya berkisar pada USD 8,25 per kuartal atau sekitar USD 33 per tahun. Namun, hal tersebut merupakan penghitungan kasar.


Perlu diperhatikan bahwa Facebook hanya 'menjual' data pengguna yang dianggap penting. Artinya, Facebook hanya akan membagikan data dari pengguna yang memiliki jangkauan yang cukup luas, yang mana bakal jadi penentu 'harga' untuk dijual ke pengiklan.

Salah satu pendiri startup Datacoup, Matt Hogan, mengungkapkan bahwa data perusahaan lebih bernilai untuk dijual daripada detil sosial seseorang.

"Data finansial sangat berguna untuk penjualan. Konsumsi di masa depan, kecenderungan untuk melakukan pembayaran atau tunggakan, hal-hal semacamnya," kata Hogan.

Itu artinya, data tempat kita bekerja (beserta besaran gaji di dalamnya), pendidikan, atau apa yang kita beli dan apa yang kita unggah di Facebook dapat menjadi penentu harga untuk dijual ke pihak ketiga.

Executive Director World Privacy Forum, Pam Dixon, mengungkapkan hal berbeda. Ia menyebutkan bahwa data pengguna media sosial secara detil cukup penting untuk dijual.


Dixon mengungkapkan data pengguna media sosial dapat dibeli oleh beberapa perusahaan asuransi, dan hal tersebut membantu untuk menentukan estimasi premi yang akan dibayar.

Atau, jika kita mendaftar ke perguruan tinggi swasta, mereka mungkin membeli data pribadi kita untuk mengetahui apakah kita mampu membayar uang sekolah sebelum memutuskan untuk menerima kita di sekolah tersebut.

Dari dua penjelasan tersebut, kita dapat menilai sendiri berapa 'harga' dari data pribadi kita yang mungkin menjadi salah satu korban penjualan data oleh Facebook.

Namun, masalah utamanya bukan seberapa besar harga data pribadi kita yang dijual untuk pihak lain, melainkan sepenting apakah privasi bagi diri kita sendiri. (jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed