Kamis, 31 Mei 2018 10:00 WIB

Microsoft Kini Lebih Berharga Dibanding Induk Google

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kantor Microsoft. Foto: detikINET/Rachmatunnisa Kantor Microsoft. Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Ketika Google menyalip nilai saham Microsoft 6 tahun yang lalu, semua mengira bahwa Microsoft akan semakin terpuruk. Namun, setahun belakangan nilai Micorosft meningkat hingga 40% dan pertumbuhannya mengalahkan Google hingga 5 kali lipat.

Berdasarkan penutupan pasar pada hari Selasa, nilai Microsoft saat ini mencapai USD 753 miliar. Sedangkan nilai perusahaan induk Google, Alphabet, mencapai USD 739 miliar, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (31/5/2018).

Peningkatan nilai Microsoft ini seagian besar didorong oleh perkembangan bisnis komputasi cloud-nya, yang memang lebih besar daripada Google. Microsoft juga baru-baru ini mengatur ulang divisi Windows dan divisi perangkatnya, serta memindahkan sumber dayanya ke divisi lain seperti cloud dan kecerdasan buatan (AI).



Sumber pendapatan terbesar Microsoft pada kuartal ketiga tahun 2017 adalah divisi Windows, Surface dan gaming (35% dari total pendapatan), cloud (30%), dan Office serta fitur produktivitas ( lebih dari 30%).

Beragamnya sumber pendapatan Microsoft ini berbanding terbalik dengan sumber pendapatan Google yang 90% berasal dari iklan. Sumber pendapatan Apple juga 60% berasal dari penjualan iPhone.

Microsoft sendiri saat ini merupakan perusahaan dengan nilai terbesar ketiga di dunia. Microsoft masih berada di belakang Apple (USD 923 miliar) dan Amazon (USD 782 miliar). Disusul Alphabet di posisi keempat dan Facebook di posisi kelima. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed