Sabtu, 26 Mei 2018 21:05 WIB

Startup Ini Coba Bantu Investasi Lebih Mudah

Raden Fadli Sumawilaga - detikInet
Foto: Internet Foto: Internet
Jakarta - Investasi bisnis menjadi sebuah solusi bagi Anda yang ingin memiliki passive income. Tapi terkadang hal tersebut sulit diwujudkan lantaran modal yang minim.

Permasalahan itu yang kemudian coba dicarikan solusinya oleh Bizhare, platform investasi online. Mereka menawarkan bantuan bagi siapapun untuk berinvestasi di aset bisnis yang sudah berjalan, atau membuka bisnis franchise baru secara bersama-sama bahkan dengan modal kecil. Sistemnya adalah dengan berbagi kepemilikan saham bisnis dan dapat profit sharing secara berkala dari bisnis tersebut, melalui sistem equity crowdfunding.

"Kami sementara ini telah berkolaborasi dengan beberapa franchise. Kita bisa berinvestasi dengan teman-teman investor lain dan menjadi pemegang saham di dalamnya," kata CEO dan Co-Founder Bizhare.id, Heinrich Vincent.

Selain itu, brand franchise yang bekerja sama dengan Bizhare adalah perusahan yang cukup dikenal masyarakat dan profitable. Salah satunya adalah Indomaret dan Airy Rooms.

"Anda tidak perlu takut untuk membuka investasi melalui platform kami. Selain telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), brand franchise yang terdaftar di Bizhare pun adalah brand yang jelas dan memiliki kredibilitas tinggi. Jadi tak perlu takut akan resiko investasi bodong," masih kata Vincent saat di temui di acara Soft Launching Bizhare di Menara by Kibar, Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

CEO Bizhare Heinrich Vincent, CFO Bizhare Gatot Adhi Wibowo, CTO Bizhare, Giovanni UmbohCEO Bizhare Heinrich Vincent, CFO Bizhare Gatot Adhi Wibowo, CTO Bizhare Giovanni Umboh Foto: Raden Fadli Sumawilaga/detikINET


Sementara itu, CFO dan Co-Founder Bizhare.id, Gatot Adhi Wibowo, menjelaskan berapa nominal minimum untuk investasi dan apa saja manfaat yang akan di dapatkan oleh para investor.

"Minimum investasi melalui Bizhare adalah sebesar Rp 5 juta. Dari situ, para investor akan mendapatkan profit dan kepemilikan saham dari perusahaan yang di investasikan dananya oleh si investor," kata Gatot.

Tak hanya itu, Gatot menyatakan bahwa Bizhare sendiri dapat bantu sounding dan pembukaan pre-investment untuk bisnis-bisnis baru seperti Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Caranya mudah, kita cukup log in ke website Bizhare.id, lalu daftar bisnis baru. Nanti disitu akan ada pengajuan proposal bisnis baru yang nantinya akan di survey oleh tim kami," tambahnya.

CTO dan Co-Founder Bizhare, Giovanni Umboh, menjelaskan bahwa platform ini sendiri memberikan kemudahan bagi para investor untuk mengawasi perkembangan dari bisnis dimana dana mereka di investasikan, yang dapat di akses dimanapun dan kapanpun secara online.

"Sementara ini Bizhare masih berupa platform berbasis website. Namun, untuk aplikasi mobilenya sendiri kami usahakan akan rilis dua bulan ke depan," ungkapnya. (afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed