Mem-PHK 14.000 Karyawan
Sanyo Ganti Haluan Kamera Digital dan Ponsel
- detikInet
Jakarta -
Sanyo mem-PHK 14.000 pekerjanya dan merestrukturisasi perusahaan dengan menekan anggaran. Selain itu, perusahaan juga akan mengubah konsep produk kamera digital dan ponsel.BBC News yang dikutip detikinet, Kamis (7/7/2005) melansir, perusahaan elektronik asal Jepang, Sanyo, mem-PHK sekitar 14.000 pegawainya, atau sekitar 15 persen pegawainya. Sanyo mengungkapkan akan menutup atau menjual 20 persen aset dari pabriknya di Jepang, tempat bermukim sepertiga dari karyawan Sanyo. Hal ini akan memotong pengeluaran biaya sebanyak 70 miliar yen (Rp 6,2 trilliun) dan menyimpan 90 milliar yen (Rp 7,8 trilliun) untuk merestrukturisasi pengeluaran.Sanyo berencana akan mendiversifikasikan produk kamera digital dan ponsel menjadi produk ramah lingkungan (eco-friendly). Solar panel dan batere isi ulang merupakan produk yang akan dibuat. Minggu lalu dilaporkan, lemahnya penjualan kamera digital dan ponsel menyebabkan kerugian hingga 171.54 milliar yen (Rp 15 miliar) pada bulan Maret 2005Program restrukturisasi dan pengurangan pegawai, akan dilakukan selama tiga tahun. Sanyo bukan satu-satunya perusahaan elektronik yang menderita karena jatuhnya harga ponsel, kamera digital dan chip komputer yang membuat perusahaan ini berjaya. Sony, Fujitsu, Toshiba dan Hitachi juga mengalami kondisi keuangan yang sama.Sanyo akan memiliki pemimpin baru, Tomoyo Nonaka, dan presiden barunya Toshimasa Iue, yang merupakan salah satu pendiri Sanyo. Pada tahun 2007 perusahaan ingin meningkatkan margin labanya hingga 5 persen dan menghapus hutang sebanyak 600 miliar yen (Rp 52 biliar).Sanyo nantinya akan menekankan tema 'eco-friendly' untuk produknya, guna merekonstruksi perusahaannya. Perusahaan mengaku menginginkan "evolusi simbiotik" dari perusahaan untuk memulihkan dunia dan masa depan anak-anak. Para investor Sanyo tampaknya menyukai ide ini, demi memulihkan kondisi keuangan.Kisruh-kisruh di tubuh Sanyo terasa sampai di Indonesia. Isu meresahkan berhembus, mengatakan bahwa Sanyo akan menutup pabriknya yang ada di Indonesia dan Cina. Meski begitu isu tersebut ditepis pihak Sanyo Indonesia dengan mengatakan bahwa investor malah menambah investasinya di Indonesia. Keterangan Foto:Salah satu tipe kamera digital produksi Sanyo. Sumber:Sanyo.com
(wicak/)