"Tahun 2017 menjadi tahun yang luar biasa bagi Lazada karena Harbolnas kemarin nilai transaksinya luar biasa. Nah, di tahun ini kami menyiapkan tiga pilar inovasi sebagai bentuk strategi di tahun 2018," ujar Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri di Jakarta, Rabu (17/1/2018).
Tiga pilar inovasi yang dimaksud berupa inovasi teknologi, penjual, dan pembeli. Untuk inovasi teknologi, Lazada menunjukkannya dengan pembaruan tampilan, baik pada aplikasi mobile maupun website.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu untuk inovasi penjual, Lazada masih akan terus berupaya untuk mendukung UKM Indonesia lewat program #UpgradeUKM. Lewat program ini Lazada ingin mengajak UKM yang masih offline untuk bergerak menuju online.
Total ada 29 kota yang akan dikunjungi Lazada melalui kegiatan roadshow. Roadshow ini, menurut Haikal bertujuan untuk melihat bagaimana potensi-potensi UKM dari kota tersebut. Lazada juga akan memberikan edukasi kepada UKM, terkait bagaimana berjualan di online.
Terakhir untuk inovasi pembeli, ada banyak program menarik yang akan disediakan di tahun 2018. Salah satu yang paling dekat adalah program Borong Shay di perayaan Tahun Baru China. Di sini nantinya Lazada akan menggelar program flash sale delapan kali sehari. (mag/rou)