Disebutkan warehouse Blibli tersebut berdiri di atas lahan seluas tujuh hektar dengan luas bangunan mencapai sekitar lima hektar. Blibli pun berharap jika warehouse anyarnya ini mampu menampung pesanan untuk pelanggan di wilayah Jawa, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur.
Keputusan membangun warehouse ini berdasarkan pertumbuhan selama kurun waktu enam tahun sejak berdirinya Blibli. Diakui Blibli, bahwa tahun ini saja terjadi peningkatan bisnis sekitar tiga kali dibanding tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: istimewa |
"Tantangan pengiriman di Indonesia adalah letak geografis dan juga infrastruktur, sehingga biaya logistik dan pengiriman sangat tinggi. Namun, kami mengambil langkah strategis dengan membuka satu Warehouse baru di Surabaya dan satu mother hub di Jakarta pada awal November lalu. Pembukaan dinilai sebagai langkah yang tepat dan dilaksanakan di waktu yang tepat untuk menghadapi promo akhir tahun dan bisnis tahun 2018," kata Senior Vice President of Operations & Product Management Blibli.com Lisa Widodo dalam siaran persnya, Sabtu (25/11/2017).
Sementara itu, untuk mother hub yang dimaksud adalah gudang transit yang telah dibuka oleh Blibli di wilayah Angke, Jakarta. Letaknya yang cukup dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, semakin memudahkan pengiriman ke luar kota.
Foto: istimewa |
Secara keseluruhan, Blibli sudah memiliki tujuh warehouse yang tersebar di Medan, Jakarta, Tangerang, dan Surabaya, serta memiliki 14 hub yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Konsep warehouse Blibli dirancang tidak hanya untuk menampung produk trading Blibli, namun juga terbuka untuk menampung barang-barang consignment dari para merchant. Jadi, Blibli membantu para merchant yang tidak memiliki tempat penyimpanan barang, dengan memanfaatkan konsep ini.
"Komitmen Blibli untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan juga terus kami buktikan dan kami wujudkan, sehingga dalam waktu dekat kami sudah merencanakan untuk menambah jumlah warehouse dan juga HUB kami diseluruh wilayah penting di seluruh Indonesia," tutup Lisa. (mag/mag)
Foto: istimewa
Foto: istimewa