Selasa, 10 Okt 2017 19:52 WIB

Nokia Setop Jualan Kamera VR, 310 Karyawan Kena PHK

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Nokia Ozo. Foto: internet Nokia Ozo. Foto: internet
Jakarta - Nokia menyatakan akan menyetop pengembangan kamera virtual reality (VR)-nya yang bernama Ozo, dan berdampak pada pemecatan 310 orang karyawannya di divisi Nokia Technologies.

Menurut perusahaan asal Finlandia tersebut, hal itu terpaksa mereka lakukan karena pertumbuhan pasar VR tak seperti yang diperkirakan. Alhasil Nokia kini memutuskan untuk berfokus pada bisnis lisensi paten dan alat kesehatan digital.

Sistem kamera Ozo umurnya belum lama, pertama diluncurkan dua tahun yang lalu. Sistem kamera ini diposisikan sebagai kamera VR kelas atas yang ditujukan untuk pembuat film 360 derajat, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (10/10/2017).

Kelas Ozo juga terlihat dari harga jualnya yang sangat tinggi, yaitu USD 60 ribu saat pertama diluncurkan, yang kemudian turun menjadi USD 45 ribu. Meski sudah menyetop pengembangan Ozo, Nokia mengklaim tetap berkomitmen memberikan dukungan untuk para pembeli Ozo.

Nokia Technologies sendiri saat ini punya sekitar seribu karyawan di divisi teknologinya, berarti 310 orang yang dipecat itu adalah sepertiga dari total karyawan. Dan para karyawan yang dipecat itu adalah yang berbasis di Finlandia, Amerika Serikat dan Inggris.

"Nokia Technologies kini sudah sampai pada titik di mana, dengan fokus dan investasi yang tepat, bisa mengembangkan pasar kesehatan digital, dan kami harus memanfaatkan kesempatan itu," ujar Gregory Lee, Presiden Nokia Technologies dalam pernyataannya.

Sekadar informasi, Nokia Technologies adalah divisi dari Nokia yang saat ini fokus pada bisnis infrastruktur telekomunikasi. Mereka juga sudah lama meninggalkan bisnis ponsel, yang sekarang pembuatannya diserahkan pada perusahaan HMD Global. Secara keseluruhan, Nokia memiliki lebih dari 100 ribu karyawan di seluruh dunia. (asj/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed