Alan Jiang, yang menjabat Managing Director Uber Indonesia disebut telah mengajukan pengunduran dirinya sejak 14 Juni lalu. Namun keputusan tersebut resmi berlaku pada Kamis kemarin (22/6/2017), sehingga untuk sementara posisi yang ditinggalkan Alan kini ditangani langsung oleh Chan Park, Regional GM Uber Asia Tenggara.
"Setelah dua tahun meluncurkan Uber di sejumlah negara di Asia Tenggara dan dua tahun sebagai GM di Indonesia, hari ini menandai hari terakhir petualangan saya bersama perusahaan," kata Alan, dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alan terbilang penting untuk perkembangan Uber di wilayah Asia Tenggara. Negara yang pertama kali ditanganinya adalah Vietnam mulai September 2013, disusul Singapura, dan Kuala Lumpur di Malaysia.
Di negeri Jiran itu Alan sempat menemui tantangan cukup berat di mana strategi Uber yang menggandeng mitra pengemudi awalnya tak berjalan efektif. Meski demikian pada akhirnya Uber pun berhasil berkembang dengan baik hingga merambah ke kota-kota lainnya di Malaysia.
Sedangkan di Indonesia, menurut Alan adalah pasar yang berkembang sangat cepat. Mulai menangani Uber Indonesia dengan tiga rekannya, hanya dalam 2 tahun layanan Uber di Indonesia telah menapaki pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara lainnya di mana Uber beroperasi. (yud/fyk)