Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bos Uber Indonesia Ikutan Lepas Jabatan

Bos Uber Indonesia Ikutan Lepas Jabatan


Yudhianto - detikInet

Alan Jiang. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Belasan petinggi Uber diketahui telah meninggalkan jabatannya sejak bulan Februari sampai Juni 2017 ini, yang berujung klimaks dengan lengsernya CEO Uber, Travis Kalanick. Giliran bos Uber Indonesia yang seakan melengkapi eksodus besar-besaran petinggi Uber tersebut.

Alan Jiang, yang menjabat Managing Director Uber Indonesia disebut telah mengajukan pengunduran dirinya sejak 14 Juni lalu. Namun keputusan tersebut resmi berlaku pada Kamis kemarin (22/6/2017), sehingga untuk sementara posisi yang ditinggalkan Alan kini ditangani langsung oleh Chan Park, Regional GM Uber Asia Tenggara.

"Setelah dua tahun meluncurkan Uber di sejumlah negara di Asia Tenggara dan dua tahun sebagai GM di Indonesia, hari ini menandai hari terakhir petualangan saya bersama perusahaan," kata Alan, dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alan sendiri pertama kali masuk Uber pada Desember 2012 silam. Belum ada informasi ke mana Alan selanjutnya berlabuh. Sebuah sumber menyebut orang yang telah selama 2 tahun memimpin Uber Indonesia itu ingin mencari peluang baru.

Alan terbilang penting untuk perkembangan Uber di wilayah Asia Tenggara. Negara yang pertama kali ditanganinya adalah Vietnam mulai September 2013, disusul Singapura, dan Kuala Lumpur di Malaysia.

Di negeri Jiran itu Alan sempat menemui tantangan cukup berat di mana strategi Uber yang menggandeng mitra pengemudi awalnya tak berjalan efektif. Meski demikian pada akhirnya Uber pun berhasil berkembang dengan baik hingga merambah ke kota-kota lainnya di Malaysia.

Sedangkan di Indonesia, menurut Alan adalah pasar yang berkembang sangat cepat. Mulai menangani Uber Indonesia dengan tiga rekannya, hanya dalam 2 tahun layanan Uber di Indonesia telah menapaki pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara lainnya di mana Uber beroperasi. (yud/fyk)







Hide Ads