Selasa, 25 Apr 2017 10:26 WIB

CEO Cantik Yahoo Tinggal Menghitung Hari

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Oath, perusahaan gabungan Yahoo dan AOL milik Verizon, segera mengumumkan tim direksi yang nantinya akan memimpin perusahaan tersebut. Tim tersebut tak menyertakan nama-nama tim eksekutif Yahoo, termasuk Marissa Mayer.

Mayer memang diprediksi meninggalkan Yahoo setelah Verizon melakukan tahap finalisasi akuisisi terhadap Yahoo. Namun masih belum jelas apakah dia masih akan bekerja di perusahaan yang kini dimiliki Verizon.

Dikutip dari USA Today, Selasa (25/4/2017), CEO AOL Tim Armstrong akan memimpin perusahaan baru hasil formasi dengan Yahoo. Nantinya dia akan dipasangkan dengan Jeff Bonforte sebagai Senior Vice President of Communications Products dan Simon Khalaf, Senior Vice President of Publisher Products.

Sulit dipungkiri jika penjualan Yahoo ke Verizon merupakan imbas dari gagalnya Mayer mengembalikan kejayaan sang pionir di industri internet tersebut. Padahal, pasca dibajak dari Google untuk mengisi kursi CEO Yahoo pada 2012 silam, tak sedikit pula yang berharap tinggi kepada Mayer.

Apa mau dikata, beberapa tahun berselang, Yahoo belum juga bisa bangkit dari keterpurukan dan kian jauh tertinggal dari Google dan Facebook. Sampai akhirnya keputusan strategis pun harus diambil dimana mantan penguasa internet itu harus dilego ke Verizon.

Belum juga rampung proses akuisisi, Yahoo dihantam isu pembobolan server yang terbilang masif. Karenanya, Verizon meminta Yahoo memberikan potongan harga dari nilai akuisisi yang semula disepakati sebesar USD 4,8 miliar.

Akibat pembobolan tersebut, Verizon merasa nilai Yahoo jadi merosot jauh dan meminta potongan harga sebesar USD 1 miliar atau di kisaran Rp 12,9 triliun. Verizon pun merasa Yahoo menutup-nutupi kasus pembobolan ini, karena baru menginformasikannya dua bulan setelah perjanjian akuisisi ini disetujui.

Mayer sendiri sepertinya tinggal menghitung hari di Yahoo. Dia sudah dipastikan melepas jabatan CEO dan sekarang tidak masuk jajaran dewan direksi. Kemungkinan ia akan hengkang sepenuhnya dari Yahoo. (rns/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed