Telkom menyetujui payout ratio sebesar 70% dengan rincian 60% atau sebesar Rp 11,61 triliun merupakan dividen tunai termasuk dividen sementara (interim) sebesar Rp 1,92 triliun yang telah dibagikan kepada para pemegang saham pada 27 Desember 2016, sehingga jumlah dividen tunai yang masih akan dibayarkan adalah Rp 9,69 triliun atau Rp 117,3675 per lembar saham.
Selanjutnya, 10% atau Rp 1,94 triliun merupakan dividen spesial. Sementara itu, sisanya 30% atau Rp 5,8 triliun merupakan laba ditahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkat kinerja yang sangat baik ini, di tahun buku 2016 Telkom kembali mencatat pertumbuhan triple-double-digit untuk revenue, EBITDA, dan Net Income," ujar Alex dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Dividen tunai akan dibagikan untuk 99,062 miliar lembar saham dan dibayarkan tanggal 26 Mei 2017 kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 5 Mei 2017 sampai dengan pukul 16.15 WIB.
"Sepanjang 2016, Telkom mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja dengan pencapaian di aras rata-rata industri. Pertumbuhan signifikan ditunjukan oleh bisnis data, internet, dan IT services yang mencapai 31,5%. Hal ini sebagai hasil transformasi Telkom menjadi digital telecommunication company," tutupnya. (mca/fyk)