Chief Corporate Officer Axiata Group Berhad Idham Nawawi mengungkapkan, Indonesia sampai saat ini tercatat jadi negara tujuan investasi terbesar perusahaan telekomunikasi global yang berbasis di Kuala Lumpur tersebut.
"Indonesia paling besar nilai investasinya setelah Malaysia sendiri, atau paling besar di luar Malaysia. Sepanjang tahun 2008-2015, di Malaysia kita investasi USD 11,4 miliar. Sementara Indonesia sebesar USD 11,2 miliar," ungkap Idham di Hotel Le Meridien, Kuala Lumpur, Rabu (12/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi di negara lainnya sepanjang tahun 2008-2015 di Kamboja sebesar USD 718 juta, Sri Lanka USD 3,1 miliar, Bangladesh USD 4 miliar. Jadi Indonesia ini memang pasarnya paling besar setelah Malaysia sendiri," ujar Idham.
Dia melanjutkan, untuk tahun lalu saja, belanja modal dan operasional Axiata Group di Indonesia mencapai USD 1,4 miliar yang sebagian tersedot untuk pembangunan infrastruktur jaringan.
"XL memiliki pelanggan sekitar 41,9 juta dengan cakupan area sekitar 93% dari total penduduk. Sementara total capital expenditure tahun lalu UD$ 1,08 miliar," jelas Idham.
(ash/ash)