Samsung Raja Smartphone Dunia

Samsung Raja Smartphone Dunia

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 24 Mei 2016 14:10 WIB
Foto: detikINET/Rachman Haryanto
Jakarta - Lembaga riset Gartner merilis laporan penjualan smartphone dunia selama kuartal pertama tahun 2016. Hasilnya, Samsung masih menunjukkan kedigdayaannya.

Gartner mencatat penjualan ponsel selama Q1 2016 tembus 349,3 juta unit. Meningkat dari tahun lalu sebesar 336,3 juta unit. Dari jumlah tersebut, Samsung berhasil memasarkan 81,2 juta unit selama triwulan pertama atau menguasai 23,2% pangsa pasar.

Di posisi runner-up ada Apple. Penjualan iPhone rupanya melempem di awal tahun. Perusahaan besutan Steve Jobs itu hanya mampu menjual 51,6 juta unit iPhone.

Padahal di periode yang sama tahun lalu, mereka mampu memasarkan 60,2 juta unit iPhone. Kondisi ini membuat market share Apple menurun dari 17,9% menjadi 14,7%.

Di urutan ketiga hingga lima diisi oleh vendor asal China. Mereka adalah Huawei, Oppo dan Xiaomi. Bila digabungkan mereka menguasai 17% pangsa pasar.

Huawei mengalami peningkatan dari tahun lalu, dari 18,1 juta unit menjadi 28,9 juta unit. Oppo yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari 6,6 juta unit menjadi 16,1 juta unit.

Sementara Xiaomi mengalami kenaikan tipis. Mereka mampu menjual 15,1 juta unit kuartal pertama tahun ini, sedangkan tahun lalu 14,7 juta unit.
Menurut Gartner, Huawei tumbuh pesat di pasar Eropa, Amerika dan Afrika. Sementara Oppo dan Xiaomi melaju cepat di Asia Pasifik.

Lenovo yang tahun lalu masuk dalam daftar lima besar kini terlempar jauh. Bahkan mereka tidak masuk dalam urutan 10 besar pada kuartal pertama tahun ini.

"Lenovo menghadapi kuartal yang cukup menantang. Penjualan mereka turun 33%," jelas Anashul Gupta, Research Director Gartner seperti dilansir IndianExpress.

Dalam laporannya, Gratner turut mengomentari kembalinya Nokia ke pasar ponsel dunia. Menurutnya, bukan hal mudah untuk kembali meraup kesuksesan di tengah sengitnya persaingan.

"Membuat hardware yang bagus bukan kendala bagi Nokia. Tapi pengguna butuh alasan yang kuat untuk kembali ke mereka," pungkas Gupta.

Sebelumnya, lembaga riset IDC telah pula merilis hasil pengapalan smartphone di kuartal pertama tahun ini. Hasil IDC dan Gartner memiliki kemiripan, bedanya hanya pada posisi kelima.

Menurut data IDC, ada 334,9 juta unit smartphone yang dikapalkan ke seluruh dunia pada Q1 2016. IDC juga menempatkan Vivo di peringkat kelima dengan jumlah pengapalan 14,3 juta unit.



Posisi pertama dan kedua dipegang Samsung dan Apple dengan masing masing mengapalkan 81,9 juta unit dan 51,2 juta unit. Kemudian di posisi ketiga adalah Huawei dengan pengapalan 27,5 juta unit. Oppo berada diposisi keempat. Pabrikan asal China ini menembus pengapalan 18,5 juta unit.

(afr/ash)