Sepanjang kuartal I 2016, penjualan iPhone turun untuk pertama kalinya. Penjualan Apple di China juga turun lebih dari 25%.
Dilansir dari Reuters, Rabu (27/4/2016), kondisi ini membuat saham Apple turun 7% menjadi USD 97,31 per lembar, atau terjun ke bawah USD 100 per lembar. Ini pertama kali terjadi sejak Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Twitter juga pada perdagangan di Wall Street semalam turun lebih dari 13% karena pendapatannya di bawah ekspektasi pelaku pasar. Saham Twitter turun 13,6% menjadi USD 15,34 per lembar. Turunnya pendapatan Twitter karena melemahnya pengeluaran para pengiklan besar.
Sebenarnya pendapatan Twitter naik 36% menjadi US$ 594,5 juta di kuartal I-2016. Namun ini di bawah estimasi analis, yang memperkirakan US$ 607,8 juta.
Twitter masih mencatat kerugian US$ 79,7 juta di kuartal I-2016, lebih rendah dari kerugian periode yang sama tahun lalu US$ 162,4 juta. (dnl/fyk)