Tak terkecuali Indonetwork, perusahaan e-commerce market place dan direktori bisnis, yang mengklaim telah memiliki satu juta member pelaku bisnis, industri dan pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Ryn Hermawan, Co-Founder Indonetwork, pengunjung dari komunitas bisnis yang masuk ke situsnya telah mencapai empat juta pengunjung per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan persaingan antar pelaku usaha e-commerce yang semakin ketat, Indonetwork yang berdiri sejak 2001 lalu, mengaku akan terus menambahkan berbagai fitur yang dibutuhkan pelaku usaha.
Misalnya, seperti fitur escrow account, jasa financing sampai jasa logistik yang terintegrasi. Selain itu, kata Ryn, mereka akan terus fokus memberdayakan para pelaku bisnis, industri dan pengusaha UMKM secara agresif.
"Beberapa inisiatif yang akan terus dilakukan Indonetwork yakni terjun langsung ke lapangan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku industri dan pengusaha UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia," tambah Wisnu Aji, Head of Business Development and Strategy Indonetwork.
Untuk itu, jelasnya lebih lanjut, Indonetwork memiliki beberapa cara terus menambah jumlah member. Salah satu cara yang dipilih Indonetwork dengan berpartispasi di acara yang melibatkan pelaku bisnis, industri dan pengusaha UMKM dalam jumlah besar.
Optimisme Indonetwork, diakui oleh Wisnu, sangat tinggi terutama bila melihat geliat industri e-commerce di Indonesia yang terus berkembang. Apalagi jika melihat prediksi bahwa pada akhir 2016 total nilai transaksi industri e-commerce Indonesia akan mencapai Rp 283 triliun.
"Saat ini Indonetwork memiliki 14 kategori umum yang bisa dipilih pembeli perseorangan maupun perusahaan. Namun, perlahan tapi pasti, Indonetwork akan terus meningkatkan jumlah member dan produk pilihan hasil kreasi pelaku bisnis, industri dan pengusaha UMKM Indonesia," pungkas Wisnu. (rou/rou)